Kitakini.news - PolresPadangsidimpuan memusnahkan puluhan knalpot blong atau racing, hasil operasiKeselamatan Toba 2025. Hal itu diungkapkan Kapolre, AKBP Wira Prayatna dalamketerangan pers di Mapolres, Kamis (27/2/2025).
"Adasekitar 85 knalpot blong kita sita. Rinciannya ada 30 knalpot sitaan saat OpsKeselamatan Toba 2025. Dan 55 knalpot kita amankan pada saat operasi rutinsejak 2024, oleh Satlantas, dan hari ini kita musnahkan," kata Kapolres.
Sejalandengan sitaan itu, Kapolres juga mengatakan bahwa dari operasi yang merekagelar, jajaran Polres Padangsidimpuan mengeluarkan 155 surat tilang dan 246teguran. Langkah ini berlangsung selama 13 hari.
"Targetkita dalam operasi ini yaitu pelanggar yang berkendara melawan arus,menggunakan ponsel sambil berkendara, tidak menggunakan helm, menggunakanknalpot blong, di bawah pengaruh alcohol. Dan untuk kendaraan roda empat ataulebih, dengan tidak menggunakan sabuk pengaman," ujar Wira.
Selainitu lanjutnya, Polres Padangsidimpuan juga merazia pengendara yang memacukecepatan kendaraan melawati batas normal, pengendara di bawah umur, tidakpunya sim, tidak ada TNKB atau yang tidak sesuai nomornya hingga pengguna lampurotator.
Terkaitkeberadaan knalpot blong hasil sitaan petugas kata Wira, pihaknya berencanamembuat monumen khas buah Salak di kota itu dari bahan tersebut. Hal inisebagai imbauan kepada masyarakat.
"Kitaakan buat tugu salak dari bahan knalpot blong. Agar masyarakat tidak lagimenggunakannya, karena tidak pada peruntukannya," jelasnya.
Wirayang memimpin langsung acara pemusnahan knalpot blong tersebut, mengatakanbahwa Polres Padangsidimpuan akan terus mengantisipasi kemungkinan keberadaanknalpot bersuara bising ini, khususnya selama bulang Ramadhan.