Kitakini.news -AnggotaDewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) RudiAlfahri Rangkuti mengapresiasi salah satu dari lima program prioritas Gubsu BobbyNasution, yakni berobat gratis kepada masyarakat di daerah ini. Namun dewanberharap akses pelayanan kesehatan ini tidak tidak hanya sebatas di Puskesmas,tetapi harus menjangkau ke rumah sakit.
"Kitaberharap pelayanan terhadap pasien itu tidak hanya sampai di Puskesmas, tetapihingga ke rumah sakit agar penangannnya lebih optimal," ujar Rudi kepada wartawanmelalui sambungan telepon seluler dari Binjai, Selasa (4/3/2025).
Halini disampaikan Rudi Alfahri merespon lima program Gubsu Bobby Nasution. yakni kesehatan,infrastruktur, ekonomi dan UMKM, pangan, serta pendidikan dan sumber dayamanusia (SDM). Sedangkan program plusnya adalah program khusus di setiapdaerah.
Programtersebut disampaikan Bobby dalam pidato pertama sebagai Gubernur Sumut di RapatParipurna DPRD Sumut dalam Rangka Penyampaian Pidato Sambutan Gubernur SumutMasa Jabatan 2025-2030, di ruang dewan, Senin (3/3/2025).
Menyikapihal itu, Rudi yang juga anggota Komisi B DPRD Sumut menyebutkan, semua programyang bersentuhan dengan masyarakat, termasuk layanan kesehatan yakni berobatgratis harus didukung.
"DPRDSumut juga saya kira akan memberi dukungan, karena program tersebut sejalandengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045," terangnya.
Namundia meyebutkan, kesehatan menjadi salah satu program priortas Gubsu BobbyNasution sehingga pelayanannya diharapkan lebih luas dan menjangkau hingga kerumah sakit, hanya dengan bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Hinggaini, 11 kabupaten/kota yaitu yang sudah melakukan program berobat gratis atau Universal Health Coverage (UHC) sekitar98 persen, tidak seluruhnya penanganan dilakukan di rumah sakit, melainkan di Puskesmas.Dari jumlah itu, hanya Kota Medan yang sudah melakukan program berobat bermodalKTP sejak 1 Desember 2022 silam.
Pihaknyaberharap dengan janji yang dilontarkan Gubsu Bobby, seluruh 33 kabupaten/kotaakan tercover program UCH, dengan layanan hingga ke rumah sakit dalam dua tahunke depan.
"Binjaidan Langkat, pelayananya masih di Puskesmas,ini kita dorong kepada Pemkab dan Pemko bersinergis dengan Pemprovsumelalui Dinas Kesehatan, agar cakupan layananya diperluas," ujar PolitisiPartai Amanat Nasional (PAN) ini.
Salahsatu upaya yang harus ditempuh adalah mengupdate jumlah kepesertaan pasientermasuk yang prasejahtera, agar mereka masuk dalam kelompok yang mendapatrawatan lanjutan.
"Sayasendiri melalui fraksi siap mendorongprogram ini agar ditindaklanjuti serius, termasuk dalam anggaran biaya yang dibutuhkan," ucapwakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut XII meliputi KotaBinjai dan Kabupaten Langkat ini.
Tujuannyatentu saja, program kesehatan benar-benar mendorong terwujudnya Sumber DayaManusia yang berkualitas dan masyarakat tidak lagi dihantui kecemasan jikaharus berobat. (**)