Kitakini.news - Sebanyak80 orang tunanetra di Medan, Sumatera Utara, yangtergabung di DPD PersatuanTunanetra Indonesia (Pertuni) Sumut melaksanakan tadarusAl Quran Braille. Kegiatan tadarus ini bertujuan untuk meningkatkan keimananselama bulan suci Ramadan. Meski dalam keterbatasan namun para penyandangtunanetra ini semangat membaca Al Quran.
Terlihatmereka secara bergiliran membaca Alquran Barile secara bergantian dan disimakoleh seorang guru di gedung Pertuni di jalan Sampul, Sei Putih Barat, Medan,Sumatera Utara, Kamis (6/3/2025).
"Inikegiatan rutin kita saat Ramadan. Kita lakukan setiap Kamis setelah salattarawih dan siang hari," ujar Ketua DPD Pertuni Sumut, Syaiful BaktiDaulay.
Dikatakannyakegiatan tersebut memang rutin dilaksanakan selama Ramadan. Sementarapesertanya berasal dari Pertuni Cabang Medan, Binjai dan Deli Serdang. "Parapeserta kebanyakan sudah pada belajar di luar soal tajwidnya. Jadi sekaranghanya untuk mempertajam dan memperlancar kualitas bacanya saja," ungkapSyaiful.
DiPertuni Sumut ada 5 orang staf pengajar yang siap untuk mengajarkan pesertaagat bisa dan lancar membaca Alquran. Jika ada peserta yang baru mau belajarAlquran, maka pihaknya mempersilakan mereka yang mau belajar.
Pengajarnyasendiri merupakan penyandang tunanetra juga namun mampu untuk mengajar paraanggota tunanetra lainnya untuk membaca Alquran.
Disebutkannyakalau banyak teman-teman tunanetra dari daerah lain yang mau ikutan karenamereka juga antusias, tapi terkendala biaya transportasi.
Seorangpeserta tadarus, Rudi mengaku bahwa dia sangat antusias mengikuti tadarus.Warga Deliserdang ini sudah 3 tahun bergabung dalam Pertuni.
Lebihlanjut dia menambahkan kalau dirinya sudah 2 tahun belakangan mengikutipengajian Braile ini. Awalnya sulit namu. sekarang sudah semakin mudah.