Polres Padangsidimpuan Bersama Forkopimda Gelar Rakor Bahas Pencegahan Stunting

- Rabu, 01 Februari 2023 19:16 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/rakor_stunting.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Polres Padangsidimpuan bersama Forkopimda danlintas sektoral gelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Sektoral PencegahanStunting di Kota Padangsidempuan yang berlangsung di Aula Mapolres, Rabu(1/2/2023) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres PS AKBP Dwi PrasetyoWibowo diwakil Wakapolres Kompol M Firdaus. Juga dihadiri oleh Kabag Ops KompolS. Silitonga, Kasat Intelkam AKP P. Gultom, para Kapolsek, dan perwakilan Koramil,Peltu P. Ritonga.

Dari pemerintahan, hadir Kadis BKKBN Maragongna Harahap,Kepala Bappeda Jusar Nasution, Kadis P3A Elida Tuti Nasution, Kadis LingkunganHidup Syahraini Lubis, Kadis Pendidikan Muhammad Luthfi Siregar, KadisKetahanan Pangan Chairunisa Daulay, Kadis Sosial Zufri Nasution berikut SekretarisDinas Kependudukan dan Catatan Sipil Rosfitri Nasuton bersama Para Camat danundangan.

Mengawali sambutan, Wakapolres Padangsidimpuan, Kompol MFirdaus mengatakan Rakor Sektoral dalam rangka Percepatan Penurunan Stuntingtersebut diperuntukkan pada tindakan pencegahan melali makanan pendamping ASIyang tepat, agar pertumbuhan tinggi anak berjalan baik.

“Stunting merupakan gangguan pertumbuhan di mana anak tidaktumbuh tinggi seperti anak usianya atau disebut juga dengan kerdil akibatkekurangan gizi dalam jangka waktu panjang,” ujar Wakapolres.

Wakapolres berharap masyarakat ikut serta dan mengetahui pentingnyapencegahan stunting yang sudah diprogramkan pemerintah dan tahun 2023.Targetnya adalah Kota Padangsidimpuan bisa turun ke angka 20 persen diandingkantahun 2022 (28,8 perse).

Sedangkan untuk target penurunan di 2024 mendatang,Pemerintah Pusat juga menargetkan penurunan hingga 14 peren.

“Pihak polsek jajaran agar bekerjasama dengan Danramil untuktetap mendukung dan mengawal kegiatan percepatanpPenurunan stunting di tingkat kecamatan,”kata Firdaus.

Sementara dari Dinas BKKBN Kota Padangsidimpuan, Fauzimengatakan bahwa pada 2022, prevalensi balita stunting di kota ini sebesar 28,8persen dan masih di atas nasional yakni 27,4 persen.

Untuk itu katanya, Tim Percepatan Penurunan Stunting KotaPadangsidimpuan sudah membuat agenda kegiatan dengan instansi terkait di tahunini agar menjadi perhatia bersama.

Senada dengan itu, Kadis Sosial Kota Padangsidimpuan ZufriNasution menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus untuk bantuan di luarpemerintah atau donatur.

“Kami akan meminta data dari Dinas BKKBN seperti masukanbagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mamakan makanan bergijidalam kondisi ekonomi yang sulit,” ucapnya.

 

 

 

Kontributor: Efendi Jambak


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara