Kitakini.news -Anggota Komisi B Dewan PerwakilanRakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti mempertanyakanpengelolaan Food Estate dan programMakan Bergizi Gratis (MBG) di Sumut. sebab, kedua program ini tidakmengikutsertakan keterlibatan legislatif sehingga menyulitkan untuk melakukanpengawasan.
"Sampai sekarangkami belum menerima informasi dimana FoodEstate yang akan dilaksanakan di Sumut. Kami juga belum bisa melakukanpengawasan, karena belum ada informasi yang jelas," ucap Rudi kepada wartawanmelalui sambungan telepon seluler dari Medan, Jumat (14/3/2025).
Menurutnya, jika PemerintahPusat memiliki program, bisa mengintegrasikan program tersebut kepada setiapprovinsi maupun kabupaten/kota, sehingga masing-masing DPRD mengetahui dan bisamengawasi secara komprehensif.
"Jangan sampaiterjadi nanti adanya kegagalan, seolah-olah DPRD dinilai lalai dalampengawasan. Padahal tak pernah dilibatkan terkait soal pembangunan Food Estateini. Kita tidak mau bagianitu, setidaknya kami dan masyarakat mengetahui bagaimana pengelolaannya,"tandas Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Terkait MakananBergizi Gratis (MBG), Rudi juga mempertanyakan dimana dapur dari MBG nantinyajika dilaksanakan di Sumut."Tidak adanyainformasi yang pasti diterima DPRD Sumut, apakah kami memang sengaja takdilibatkan itu, kita tidak tahu. Yang pasti kami tidak ada menerima informasilebih lanjut terkait MBG," bebernya.
Lebih lanjut Rudimenerangkan, bahwa DPRD Sumut tentunya akan melakukan pengawasan secarakomprehensif pada saat direalisasikannya program MBG.
"MBG ini bukanpersoalan enak tak enak, tapi bagaimana pengawasan menu makanan ini setaradengan judulnya, yaitu bergizi. Kalau kita dilibatkan kita bisa mengetahuikualitasnya, tapi kami tetap mengawasi persoalan itu," tukasnya. (**)