Kitakini.news - Dalam rangka melestarikan dan memajukan budaya nusantara,Lembaga Pelestarian Budaya Tionghoa Yayasan Istana Harta Lima Penjuru menggelarpekan budaya nusantara 2023 di vihara terbesar di Indonesia. Pagelaran budayaini menghadirkan belasan etnis nusantara.
Inilah pekan budaya nusantara 2023, salah satu wadah pelestarian budayanusantara yang digelar selama 4 hari, mulai tanggal 1 hingga 4 Februaroi 2023di Maha Vihara Maitreya Deliserdang, Sumatera Utara.
Rangkaian acara dibuka dengan kemeriahaan parade multi etnis diantaranyaTionghoa, batak, jawa dan lainnya.
Sejauh lebih dari 500 meter yang dibuka langsung SesjenDewan Pertahanan Nasional, Laksdya Harjo Susmoro, Ketua Dewan KehormatanYayasan Istana Harta Lima Penjuru, Kwik Sam Ho dan Wakil Gubernur SumateraUtara, Musa Rajekshah.
Dalam parade itu, belasan barongsai juga tampak menari mengikuti tabuhan tamburdiikuti barisan puluhan penggiat budaya, mahasiswa dan pelajar.
Usai parade multietnis, rangakaian acara dilanjutkan dengan penampilan budayationghoa seperti tarian Bian Liang dan permainan musik Guzheng.
Ketua Dewan Kehormatan Yayasan Istana Harta Lima Penjuru, Kwik Sam Homenyampaikan tujuan digelarnya pekan budaya nusantara 2023 untuk memperkuatharmonisasi kehidupan antar umat berbudaya di Indonesia.
Hal senada juga dipertegas Sekretaris Jenderal DewanPertahanan Nasional, Laksamana Madya Harjo Susmor, yang mengatakan bahwaIndonesia adalah negara yang kaya.
Dikatakannya ada sebanyak 1.340 suku dan budaya di Indonesiadimana 111 diantaranya ada di Sumatera Utara.
Tidak hanya penampilan budaya, gelaran pekan budaya nusantara 2023 jugadimeriahkan dengan pameran 65 stand UMKM dan seminar menarik.
Nantinya acara ditutup dengan pertunjukan atraksi liong sepanjang 208meter untuk pemecahan rekor MURI sebagai pertunjukkan liong terpanjang.
Kontributor: Azzareen