Kitakini.news -PolresPadangsidimpuan bersama Kodim0212/TS dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu BasarnasKabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan pencairan 2 warga yang dinyatakanhilang akibat banjir yang menerjang Kota Salak tersebut beberapa waktu lalu.
"Sebelum melakukan pencarianlebih awal kita melakukan apel gabungan bersama TNI, BPBD, Satpol PP, Damkardan Dinkes di Kantor Walikota Padangsidimpuan. Sekira Pukul 09.00 WIB Personilgabungan bergerak menuju Sihitang tepatnya di belakang AKPER Syuhada," papar KasiHumas PolresPadangsidimpuanAKP K Sinaga kepada wartawan, Minggu (16/3/2025).
AKP K Sinaga juga menjelaskan,bersama personel gabungan kita menyusuri sungai melalui darat dan air sungaimenggunakan perahu karet sampai ke Bendungan Paya Sordang, Desa Huta lombang,Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara."Namun belum juga kita menemukan, diduga korban hanyut, dan upaya pencarian masih terus dilakukan oleh PersonilGabungan," ucapnya.
Sebelumnya, dua warga KelurahanSihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, SumateraUtara, dinyatakan hilang ketika banjir bandang melanda wilayah tersebut.
Kalaks BPBD Kota PadangsidimpuanHarnovil, membenarkan bahwa Informasi yang diterima dari lapanganbahwa korban diketahui bernama Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Bangun Hutabarat (70).Hingga kini nasib keduanya belumdiketahui, kemudian Tim SAR dan Basarnas masih melakukan pencarian sepanjangaliran sungai.
Kemudian dari pihak keluarga bersamamasyarakat dan pemerintah juga sedang melakukan pencarian sepanjang SungaiBatang Angkola, tolong bantu doa dari seluruh masyarakat agar dapat diketemui.
"Kita atensi kan pencariandisepanjang aliran sungai tersebut, kini memasuki hari kedua pasca banjirPadangsidimpuan kemarin, kita juga berharap informasi aktif masyarakat apabilamendapatkan informasi penemuan mayat sepanjang aliran sungai tersebut,"ujar Harnovil. (**)