Bobby Nasution Genjot Vaksin Booster Kedua, Ini Kata Pengamat

- Minggu, 05 Februari 2023 08:10 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/Bobby_Nasution_Vaksin.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan telah membuka layanan vaksinasi booster dosis kedua bagi masyarakat umum. 

Untuk mendapatkannya, masyarakat bisa langsung mendatangi seluruh puskesmas yang ada di Kota Medan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, hingga 1 Februari 2023, tercatat sudah sebanyak 15.804 masyarakat yang di vaksinasi booster kedua atau sekitar 7,09 persen. 

Capaian ini dipastikan akan terus meningkat, mengingat vaksinasi booster kedua baru saja dimulai.

Adapun rinciannya yakni tenaga kesehatan (nakes) 9.406 orang (50,22%). Capaian ini sangat besar dibandingkan masyarakat umum, dikarenakan vaksin tersebut terlebih dahulu memang diberikan kepada para nakes. 

Kemudian, orang lanjut usia sebanyak 3.272 orang (1,60 %) dan petugas publik 552 orang (0,37 %). Selanjutnya, masyarakat umum sebanyak 2.533 orang (0,19 %) serta 40 orang remaja (0,02 %).

Terkait itu, pengamat kesehatan Sumut Delyuzar mengatakan, gencarnya vaksinasi booster kedua yang dilakukan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution sangat baik. 

Sebab, bilang Delyuzar, manusia pada dasarnya dibesarkan oleh vaksin.

“Vaksin ini bagus. Dari lahir sampai besar sekarang, kita ini sebenarnya dibesarkan oleh vaksin. Mulai dari vaksin polio, hepatitis, campak, BCG dan vaksin lainnya,” ujar Delyuzar, seperti dilansir Kominfo Medan, Minggu (5/2/2023).

Untuk itu, Delyuzar mengingatkan kepada masyarakat agar tidak takut untuk ikut vaksinasi booster kedua di Kota Medan. 

Sebab, vaksinasi berfungsi untuk kesehatan karena menjaga daya tahan tubuh dari berbagai macam penyakit.

"Jadi, kita jangan mudah termakan isu hoax tanya pada ahlinya, mungkin kalau sejak dini kita tidak divaksin kita sudah mudah terserang oleh penyakit. Bahkan saat pandemi covid-19 melanda tingkat kematian bisa lebih tinggi lagi dari hasil yang ada," tambahnya.

Selain itu, vaksinasi booster, sambungnya, memiliki banyak manfaat. Tidak hanya segi kesehatan, bahkan segi ekonomi di negara ini juga baik. Terlebih, jika covid-19 varian baru datang lagi, sedangkan tidak ada antisipasi daya tahan tubuh, pasti berpotensi terkena covid-19. 

“Dapat dipastikan ekonomi kita akan jatuh lagi, maka dari itu untuk mengantisipasi ini masyarakat agar melakukan vaksinasi,” pungkasnya.

Sesuai kebijakan Pemerintah Pusat, vaksinasi booster kedua Covid-19 bagi masyarakat umum pun telah dimulai sejak 24 Januari 2023. 

Vaksinasi booster kedua ini pun berlaku bagi masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan dan memastikan imunitas yang sudah terbentuk sebelumnya.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara