Kitakini.news - KeuskupanAgung Medan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Pemimpin Umat Katolik PausFransiskus.Kanselarius Keuskupan Agung Medan, Pastor Adrianus Sembiring,mewakili pihak Keuskupan Agung Medan, menyatakan rasa kehilangan sosokkharismatik seperti Paus Franciskus.
Dalamkonperensi pers yang digelar Rabu siang (23/4/2025), Keuskupan Agung Medan(KAM), menyampaikan duka atas wafatnya Paus Fransiskus.
Adrianusmenyampaikan bahwa Paus Fransiskus merupakan figur pemimpin Katolik yangsungguh sunguh berbuat melalui seluruh kehidupannya dengan menampakkanwajah gereja, yakni menjalankan misi Yesus Kristus.
Menurutnya,kendati berada dalam duka, gereja Katolik sekaligus bersukacita karena tokohyang diutus oleh Tuhan ini kembali kepada Bapa.
Kemudianpihak KAM juga menyerukan pada para imam dan ummat katolik di wilayahnya untukberdoa khusus bagi kesejahteraan jiwa Paus Fransiskus, sekaligus menggelar misarequiem di gereja masing-masing.
Paraimam juga diminta mengkordinir agar sebanyak mungkin umat ikut dalam ibadah,pada ibadah misa, kolekte yang dikumpulkan akan dikirimkan sebagai uang duka.
Adrianusjuga menyebutkan Komisi Liturgi Keuskupan Agung Medan akan menyusun tataperayaan Ekaristi khusus dan para imam diminta menggunakan warna liturgi padaOktav Paskah, yakni warna putih.
KeuskupanAgung Medan juga telah mengeluarkan surat edaran mengajak seluruh imam dan umatuntuk mengikuti misa requiem bagi kepergian Paus Fransiskus pada Jumat sore(25/4/2025).
Dalammisa requirem, kolekte yang dikumpulkan akan dikirimkan kepada ekonom KeuskupanAgung Medan dan kemudian dikirimkan kepada Nuntius sebagai uang duka.
Setelahpemakaman jenajah Paus Fransiskus, gereja memasuki sembilan hari masa berkabungdan misa arwah untuk mendoakan jiwa Paus Fransiskus. Selama masa berkabung ini,dalam bagian doa syukur yang mendoakan orang meninggal, disebutkan nama PausFransiskus.
KeuskupanAgung Medan juga menganjurkan seluruh ummat untuk mendoakan pemilihan paus yangbaru.