Kitakini.news - Tim SAR gabungan terdiri dari PemerintahKabupaten di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh masih terus melakukanpencarian 3 penumpang minibus yang terjun ke sungai Lae Kombih di KabupatenPakpak Bharat Sumatera Utara.
Hingga hari ke 2, operasi pencarian belummembuahkan hasil. Petugas hanya menemukan puing-puing mobil yang hanyut terbawaarus.
Hingga hari ke 2, upaya pencarian terhadap 3orang penumpang minibus yang hilang setelah kendaraan yang mereka tumpangiterjun ke sungai di dasar jurang di Kabupaten Pakpak Bharat belum membuahkanhasil.
Petugas hanya menemukan benda-benda yangdiduga merupakan puing-puing kendaraan dan bungkusan berisi rokok yang didugamilik penumpang minibus tersebut.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Febriandi Haloho,Sabtu (26/4/2025),mengatakan tim SAR gabungan sudah berkoordinasi denganpemerintah Kabupaten Subulusalam Provinsi Aceh untuk upaya pencarian karenaaliran sungai Lae Kombih di Pakpak Bharat sampai ke Kota Subulusalam diProvinsi Aceh.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran disepanjang aliran sungai mulai dari lokasi kejadian sampai air terjun Kedabuhanyang berada di hilir sungai tepatnya di Kota Subulussalam Provinsi Aceh.
Kondisi arus sungai yang cukup deras,tingginya tebing dan licin di sepanjang bibir sungai menjadi kendala utamapencarian.
Sebelumnya minibus berwarna hitam jenis Avanzadengan Nomor polisi D 1217 SHJ berangkat dari kota Sinabang, provinsi Acehmenuju Provinsi Jambi. Bermaksud memandu mobil Ambulance yang membawa jenazahrekannya ke rumah duka di kota Jambi.
Namun naas, saat berada dalam perjalanandiduga kendaraan pemandu ini hilang kendali dan terjun ke dalam sungai berarusderas di dalam jurang, tepatnya di jalan lintas Sumatera Utara di Desa Tanjungmulia, Kecamatan Sitellutali Urangjahe, Kabupaten Pakpak Bharat.