Kitakini.news - Menanggapi videoviralWNI yang terlantar di Kamboja, Pemko Binjai telah membentuktim khusus untuk membantu proses pemulangan dua pekerja WNI asal Kota Binjaiterlantar di Kamboja.
Atas perintah Walikota Binjai, Amir Hamzah,Kadisnaker Perindag Pemko Binjai, HamdaniHasibuan langsung mengambil langkah-langkah penting guna membantu prosespemulangan keduanya ke tanah air.
Dijelaskannya, Pemko Binjai telah membentuk timkhusus untuk membantu proses pemulangan kedua WNI tersebut dari Kamboja. Bahkantim sudah mendatangi langsung kediaman keluarga Cikal Ramadan, salah seorangWNI di Jalan Markisa, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.
"Hasil dari pertemuan tersebut kami sudahmemperoleh data-data seperti KTP, Paspor dan KK yang bersangkutan," kataKadisnaker Perindag Pemko Binjai, Hamdani Hasibuan saat ditemui di ruangkerjanya, Selasa (29/4/2025) siang.
Hamdani mengatakan bahwa 4 orang yang ada divideo tersebut, hanya 2 yang merupakan warga Binjai. Keduanya adalah, CikalRamadan dan Taruna Bagaskara yang juga merupakan warga Kelurahan Limau Mungkur,Kecamatan Binjai Barat.
"Setelah bertemu dengan keluarga korban,malam itu juga kami langsung menghubungi pihak Balai Pelayanan PerlindunganPekerja Migran Indonesia (BP3MI) di Medan melalui sambungan telepon,"sebutnya.
Dalam komunikasi tersebut, Hamdani sudahberkoordinasi ke BP3MI prihal video viral tersebut untuk ditelusuri. Sehinggadiharapkan bisa memulangkan kedua korban tersebut dari Kamboja.
"Dan kita berharap ini nantinya bisaditeruskan ke Kementerian BP2MI di Jakarta, supaya bisa mempercepat prosespemulangan," jelasnya.
Walikota Binjai Amir Hamzah sendiri sudahmemerintahkan seluruh jajarannya untuk terus berkoordinasi dalam membantuproses pemulangan kedua warga Binjai di Kamboja ke tanah air.
"Kami berharap dari hasil komunikasi kamike pihak Kementerian BP2MI dapat diteruskan ke KBRI kita yang ada di Kambojasupaya memprotes pemulangan warga kita yang terlantar disana," ujarnya.
Dikabarkan sebelumnya, sebuah videomemperlihatkan 4 WNI asal Kota Binjai mengaku terlantar di Kamboja tepatnya diKota Pnompenh beredar di jejaring pesan singkat group WhatsApp, Senin(28/4/2025) siang.
Dalam isi videotersebut, salah seorang WNI bernama Cikal Ramadan memohon kepada WalikotaBinjai Amir Hamzah dan Wakil Walikota Binjai Hasanul Jihadi untuk dibantuproses pemulangan mereka ke tanah air.
"Pak mohon bantu kami disini. Kami wargaBinjai yang terlantar di Kamboja tepatnya di Kota Pnompenh. Pak kami sudah 3hari disini nggak makan, pak kami disiksa di tempat kerja kami pak,"sebutnya.
Kata Cikal Ramadan, selama terlantar di Kambojamereka tidak ada memegang uang sama sekali untuk makan saja mereka sudah takbisa. Mereka mohon dipulangkan supaya bisa sampai kembali di Kota Binjai.
"Mohon bantuannya pak, kami sudah tidak taulagi harus mengadu ke siapa. Hanya pesan ini yang bisa kami sampaikanpak," ujarnya.
Terakhir, Cikal Ramadan meninggalkan pesan yangmembuat rasa haru. Dia mengatakan tidak tau lagi beberapa hari kedepan apamasih bisa mengirim kabar atau tidak."Saya lahir, besar di Binjai dan wargabapak, tolong kami pak," ucapnya.
Meski tak diketahui persis apa pekerjaan merekaselama di Kamboja, namun kuat dugaan mereka disana bekerja sebagai admin judol. (**)