Kitakini.news – Gempa berkekuatan7,8 skala richter mengguncang wilayah Turki Tenggara dan Suriah, Senin(6/7/2023) yang telah merobohkan bangunan serta membuat penduduk panikberhamburan keluar.
Guncangan gempa terasa hinggaKairo, gempa berpusat di Utara Kota Gaziantep di daerah sekitar 90 kilometer(60 mil) dari perbatasan Suriah.
Seperti dilansir dari Republika.co.id,Senin (6/2/2023), sebanyak 200 orang dikabarkan tewas di Turki dan Suriah. Petugas penyelamat dan penduduk dengan panik mencarikorban yang selamat di bawah puing-puing bangunan yang hancur di beberapa kotadi kedua sisi perbatasan.
Di satu kota Turki yang dilandagempa, puluhan orang menarik bongkahan beton dan puing besi bangunan.Orang-orang di jalan berteriak kepada orang lain di dalam gedung apartemen yangsebagian roboh, miring dengan berbahaya.
Sementara disisi perbatasan Suriah, gempa menghancurkandaerah-daerah yang dikuasai pihak oposisi yang dipenuhi oleh sekitar 4 jutawarga Suriah yang mengungsi dari bagian lain negara itu akibat perang saudarayang panjang.
Banyak dari mereka hidup dalamkondisi keterbatasan dengan sedikit perawatan kesehatan. Sedikitnya 11 orangtewas di satu kota, Atmeh, dan banyak lagi yang terkubur di reruntuhan, kataseorang dokter di kota itu, Muheeb Qaddour, kepada The Associated Press melaluitelepon.
"Kami khawatir jumlah korban tewas mencapairatusan," kata Qaddour, mengacu pada barat laut yang dikuasaipemberontak.
“Kami berada di bawah situasi yangekstrim."
Di sisi Turki, kawasan tersebutmemiliki beberapa kota besar dan menjadi rumah bagi jutaan pengungsi Suriah.Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui akun Twitternya mengatakan bahwa"tim pencarian dan penyelamatan segera dikirim" ke daerah yangdilanda gempa.
“Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-samasecepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling sedikit,” tulis Erdogan.
Setidaknya ada 6 gempa susulan, dan Menteri Dalam NegeriSuleyman Soylu mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki gedung yang rusakkarena risikonya.
“Prioritas kami adalahmengeluarkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan danmemindahkan mereka ke rumah sakit,” katanya.
Awalnya Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turkimengatakan sedikitnya 76 orang di tujuh provinsi Turki. Badan itu mengatakan440 orang terluka.
Korban tewas di daerah yang dikuasai pemerintah Suriah darigempa Senin naik menjadi 99, menurut media pemerintah Suriah mengutipKementerian Kesehatan.
Selain itu, setidaknya 334 orangterluka di Suriah. Sebelumnya, 20 orang dilaporkan tewas di daerah yangdikuasai pemberontak di negara yang dilanda perang itu.
Setidaknya 130 bangunan runtuh di provinsi Malatya Turki,berdekatan dengan pusat gempa, kata Gubernur Hulusi Sahin. Di kota Diyarbakir,Turki, setidaknya 15 bangunan runtuh. Tim penyelamat menyerukan keheningan saatmereka mencari korban selamat di gedung 11 lantai yang roboh.
Di Suriah barat laut, Pertahanan Sipil Suriah menggambarkansituasi di wilayah yang dikuasai pemberontak sebagai "bencana"menambahkan bahwa seluruh bangunan telah runtuh dan orang-orang terjebak dibawah reruntuhan.
Pertahanan sipil mendesak oranguntuk mengevakuasi bangunan untuk berkumpul di area terbuka. Ruang gawatdarurat penuh dengan korban luka, kata Amjad Rass, presiden Masyarakat MedisAmerika Suriah.
Survei Geologi AS mengatakan gempa itu berpusat sekitar 33kilometer (20 mil) dari Gaziantep, kota besar dan ibu kota provinsi. Ituberpusat di kedalaman 18 kilometer (11 mil), dan gempa susulan berkekuatan 6,7yang kuat bergemuruh sekitar 10 menit kemudian.
Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa beberapa bangunanruntuh di kota utara Aleppo dan pusat kota Hama. Di Damaskus, gedung-gedungberguncang dan banyak orang turun ke jalan karena ketakutan.
Gempa mengguncang penduduk di Lebanon dari tempat tidur,mengguncang bangunan selama sekitar 40 detik. Banyak penduduk Beirutmeninggalkan rumah mereka dan turun ke jalan atau mengendarai mobil merekamenjauh dari gedung.
Gempa tersebut terjadi saat Timur Tengah sedang mengalamibadai salju yang diperkirakan akan berlanjut hingga Kamis. Turki berada di atasgaris patahan utama dan sering diguncang gempa bumi. Sekitar 18.000 tewas dalamgempa kuat yang melanda Turki barat laut pada tahun 1999.
Redaksi