Kitakini.news -Wakil WaliKota Pekanbaru Markarius Anwar mengaku kesal Rumah Sakit Daerah Madani disegelsekelompok pengusaha. Markarius menyatakan Pemerintah Kota Pekanbaru berjanjiakan menyelesaikan utang dengan pengusaha jika ada bukti kerja sama.
MarkariusAnwar langsung mendatangi Rumah Sakit Daerah Madani pasca aksi penyegelan yangdilakukan sejumlah pengusaha. Wakil Wali Kota Pekanbaru menyayangkan aksipenyegelan ini.
MenurutMarkarius, Jumat (9/5/2025),rumah sakit merupakan fasilitas negarayang seharusnya tidak boleh diganggu. Wakil Wali Kota Pekanbaru mengancam akanmelaporkan kasus penyegelan ini ke aparat hukum.
Sejumlahpengusaha menyegel Rumah Sakit Daerah Madani Pekanbaru, Rabu (7/5/2025).Pengusaha menuntut Pemerintah Kota Pekanbaru membayar utang pekerjaan di rumahsakit senilai Rp54 Miliar.
Aksipenyegelan dilakukan di ruang rawat inap, instlasi listrik dan tempat parkirRumah Sakit Madani Daerah Pekanbaru. Menurut kontraktor, Pemerintah KotaPekanbaru belum membayar utang pekerjaan sejak tahun 2022 hingga 2024.
Antaralain proyek pembangunan ruangan pasien, tempat parkir, pengadaan alat kesehatandan obat-obatan serta pemasangan instalasi listrik.
Sebanyak100vendor menuntut Pemerintah Kota Pekanbaru membayar utang Rp54 Milyar rupiah.Aksi pengusaha tidak sempat mengganggu aktivitas pelayanan medis. Namun,pengusaha mengancam akan menutup paksa rumah sakit jika pemerintah daerah tidakmemenuhi kewajiban sesuai kesepakatan.