Kitakini.news - Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan komitmen dalam memberikan dukungan kepada jemaah yang mengalami masalah kesehatan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, M.Pd mengungkapkan dalam situasi di mana jemaah haji mengalami Technical Landing (Pendaratan Teknis) di Bandara Kualanamu, petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Jika ada jemaah yang dinyatakan tidak layak terbang, mereka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat, yaitu RS Amri Tambunan di Lubuk Pakam," terangnya, Selasa (13/5/2025).
Dia juga menegaskan pentingnya peran aktif Kemenag dalam mendampingi jemaah haji, baik dari segi medis maupun spiritual. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat agar jemaah dapat segera pulih dan melanjutkan perjalanan ke tanah suci.
Salah satu contoh konkret adalah kasus Sri Yantri Sastro Yasmin, jemaah dari Embarkasi Solo yang mengalami sesak napas saat technical landing di Bandara Kualanamu.
Setelah dirujuk ke RSUD Amri Tambunan, Sri Yantri kini telah sembuh dan dinyatakan layak terbang. Saat ini, ia berada di Asrama Haji Medan, menunggu tiket pesawat untuk kembali ke embarkasi asal sebelum berangkat ke tanah suci.
Dr. Saripuddin juga mengingatkan keluarga jemaah haji tentang pentingnya pelayanan bagi jemaah yang sakit sebelum berangkat.
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan penanganan yang cepat dan memastikan bahwa jemaah haji yang sakit dapat berangkat dengan aman.