Kitakini.news – Jumlah korbanmeninggal akibat gempa magnitudo berkekuatan 7,8 skala richter yang mengguncangTurki dan Suriah mencapai 1.238 orang. Dengan rincian sekitar 912 orang ada diTurkidan 326 di Suriah.
Seperti diketahui, gempa magnitudomengguncang Turki dan Suriah terjadi Senin (6/2/2023), pukul 04.17 pagi waktusetempat.
Presiden Turki Recep TayyipErdogan mengungkapkan, korban meninggal masih akan terus bertambah.
“Kami tidak tahu berapa jumlahkorban, karena upaya pengangkatan puing-puing terus berlanjut disejumlah bangunandi zona gempa,” katanya dikutip laman The Guardian, seperti dilansir dariRepublika.co.id, Selasa (7/2/2023).
Menurut Erdogan, terdapat 2.818 bangunanyang runtuh akibat gempa dan 9 ribu orang terlibat dalam misi penyelamatan.
“Setiap orang berusaha keras, meskipunmusim dingin, cuaca dingin dan gempa bumi yang terjadi pada malam hari membuatsegalanya menjadi lebih sulit,” imbuhnya.
Erdogan pun mengajak segenaprakyatnya untuk tetap teguh dan bersatu dalam menghadapi bencana tersebut.“Hari ini adalah hari bagi 85 juta orang untuk bersama sebagai satu hati,” tuturnya.
Sementara itu, Kementerian KesehatanSuriah mengungkapkan, dampak guncangan gempa Turki telah menyebabkan lebih dari326 warga di negaranya tewas.
Jumlah korban luka pun melampaui1.000 orang. Saat ini Suriah diketahui masih dibekap krisis kemanusiaan akibatkonflik sipil yang tak berkesudahan selama hampir 13 tahun.
Pada Senin sekitar pukul 04:17 pagi, gempa bermagnitudo 7,8mengguncang Turki. Menurut otoritas penanggulangan bencana Turki, AFAD, pusatgempa berada di Distrik Pazarcik di Provinsi Kahramanmaras. Gempa terjadi padakedalaman tujuh kilometer.
Beberapa menit kemudian terjadi gempa susulan bermagnitudo6,4 dan 6,5 yang berpusat di Nurdagi, Provinsi Gaziantep. Selain di Gaziantep,gempa susulan turut terasa di beberapa wilayah lainnya di Turki, antara lainSanliurfa, Diyarbakir, Adana, Adiyama, Malatya, Osmaniye, Hatay, dan Kilis.
Redaksi