Kitakini.news – Guna memudahkan regu penyelamat mengevakuasipencarian korban dan menjangkau wilayah terdampak gempa, militer Turkimenyiapkan koridor udara yang diharapkan dapat mengefektifkan prosespenyelamatan dan evakuasi.
“Kami mengerahkan pesawat untuk mengirim tim medis, timpencarian dan penyelamatan serta kendaraan mereka ke zona gempa,” kata MenteriPertahanan Turki Hulusi Akar seperti dilansir dari Republika.co.id, Selasa(7/2/2023).
Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoganmengatakan, otoritas penanggulangan bencana negaranya, yakni AFAD, beserta unitdan lembaga lainnya yang bertugas dalam operasi penanganan dan penyelamatanpascagempa dalam keadaan siaga.
“Kementerian Dalam Negeri danKementerian Kesehatan, AFAD, gubernur-gubernur provinsi, dan semua lembagalainnya memulai pekerjaan mereka dengan cepat,” ucapnya.
Selain itu, Uni Eropa juga telahmengirim regu penyelamat untuk membantu Turki mengevakuasi dan mencari korbangempa. Perhimpunan Benua Biru pun akan mengirim bantuan yang diperlukan Turki.
“Pusat Koordinasi Tanggap Darurat Uni Eropa mengoordinasikanpengerahan tim penyelamat dari Eropa. Tim dari Belanda dan Rumania sudah dalamperjalanan (ke Turki),” kata Komisioner Eropa untuk Manajemen Krisis JanezLenarcic lewat akun Twitter pribadinya.
Dijelaskan, merespons gempa di Turki, Uni Eropa mengaktifkanEuropean Union Civil Protection Mechanism. Sejumlah negara anggota Uni Eropaseperti Prancis, Jerman, Belgia, Polandia, dan Spanyol menyatakan siapmengerahkan tim dan bantuan untuk Turki.
"Sangat sedih pagi ini mendengar tentang gempa dahsyatyang melanda beberapa bagian Turki dan Suriah. Belasungkawa terdalam sayakepada banyak keluarga yang kehilangan nyawa dan berharap yang terluka segerapulih. Uni Eropa berdiri dalam solidaritas penuh dengan Anda," kataPresiden Dewan Eropa Charles Michel lewat akun Twitter-nya.
Presiden Dewan Eropa Roberta Metsola turut menyampaikan halserupa. “Sangat sedih setelah gempa dahsyat di perbatasan Turki-Suriah. Dukasaya bersama mereka yang meninggal, mereka yang terperangkap, mereka yangterluka dan semua (anggota regu) penyelamat yang melakukan upaya terbaik untukmenyelamatkan nyawa.
Redaksi