Kitakini.news - Memperingati hari LansiaNasional, sebanayk 52 Perempuan lanjut usia di Medan diwisuda denganmendapatkan gelar pendidikan perguruan tinggi atau sarjana di sebuahuniversitas swasta kota Medan, Kamis pagi (29/5/2025).
Meski telat untuk mendapatkangelar sarjana, namun, wajah para lansia ini terlihat gembira saat mengenakanpakaian baju Toga wisuda.
Bahkan kegembiraan itumemuncak ketika perempuan lanjut usia atau kini berstatus nenek-nenek ini, majuke podium untuk mengikuti kegiatan formal yang dilakukan dalam rangka perayaandan penyerahan gelar lulusan.
Setelah melakukan prosesiwisuda, rasa haru dan tangisan pun memuncak dari pihak keluarga maupun anakcucu para lansia ini. Pihak keluarga wisudawan ini bangga melihat orangtuamereka mampu mendapatkan gelar setingkat perguruan tinggi walau usia sudahmencapai 80 Tahun.
Menurut Dosen Ketua MajelisKesejahteraan Sosial pimpinan wilayah Sumatera Utara, Yurisna, ini merupakanpemberian penghargaan berdasarkan Undang undang nomor 13 tahun 1998 tentangkesejahteraan lansia.
Selain itu, dalam hari lansianasional ini, Sumatera Utara akan jadi contoh bagi daerah lain untukmenyejahterakan lansia yang kini banyak ditelantarkan.
Sehingga wisuda ini bentukmotivasi ke para lansia, agar mendapatkan kesejahteraan di masa tuanya.Nantinya gelar mereka ini bisa digunakan untuk bekerja sebagai pendampingansosial ke masyarakat yang di bentuk oleh pemerintah setempat.
Ke depannya, MajelisKesejahteraan Sumut Lansia harus mendapatkan kurikulum khusus untuk mendapatkangelar S3.
Sementara itu Asma Hamzahsalah satu lansia yang ikut wisuda sangat senang sekali mendapatkan gelar diperguruan tinggi di usianya sudah tua.
Dirinya berharap pemerintahsetempat memberikan program kegiatan bagi lansia yang layak agar dirinya merasaberguna bagi keluarga dan masyarakat. Dan tidak hanya berdiam di rumah saja danhanya menjadi beban keluarga.