Kitakini.news - Menyambut HariPers Nasional tahun 2023, Serikat Media Siber Indonesia atau SMSI menggelarEkspedisi Geopark Kaldera Toba di seputaran kawasan Danau Toba di SumateraUtara.
Selain memeriahkan Hari Pers Nasional, ekspedisi ini jugasebagai bentuk dukungan dalam mempertahankan predikat Danau Toba sebagai UnescoGlobal Geopark atau Taman Warisan Bumi Unesco melalui penyebaran informasi danedukasi.
Diikuti oleh 200 anggota SMSI dari berbagai daerah diNusantara, Ekspedisi Geopark Kaldera Toba ini digelar selama 3 hari sejak 4Februari 2023 hingga 6 Februari 2023.
Ekspedisi digelar dengan mengunjungi sejumlah Geosite Kaldera Toba yang ada diKabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasudutan, Samosir dan Simalungun.
Ketua SMSI pusat, Firdaus, Senin (6/2/23) mengatakan, Ekspedisi bertujuan sebagai bentuk dukungan SMSI agar status Unesco Global Geopark diKaldera Toba tetap bertahan.
Dengan mempublikasikan kawasan Danau toba melalui media-media siber anggotaSMSI, predikat Unesco Global Geopark di Kaldera Toba diharapkan bisadipertahankan sehingga bisa mempercepat pengembangan potensi Pariwisata, UMKM,dan potensi-potensi unggulan lainnya di kawasan Danau Toba.
Sementara itu Debbie Panjaitan, Sekretaris Badan PengelolaToba Kaldera Unesco Global Geopark mengatakan saat ini peran media sangatpenting terutama dalam bentuk sarana informasi dan sarana edukasigeosite-geosite yang ada di Danau Toba.
Karena menurutnya untuk mempertahankanpredikat Unesco Global Geopark pada revalidasi tahun 2024 mendatang, Danau Tobatidak hanya berbicara keindahan tapi juga sejarahnya.
Sementara itu tim asesor dari UNESCO Global Geopark dijadwalkan akanmelakukan evaluasi dan validasi ulang kepesertaan Geopark Kaldera Toba pada Mei2023 mendatang, sebelum penetapan status Geopark Kaldera Toba untuk periodeempat tahun berikutnya pada Agustus 2024.
Kontributor: Azzareen