Kitakini.news -Wujud kepedulian nyata kepada wargakurang mampu ditunjukkan oleh Polres Langkat melalui program Bedah Rumah dalamrangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025.
Kali ini peletakan batu pertama giatBedah Rumah,perhatian itu tertuju kepada Ibu Jami'ah, seorang jandaberusia sekitar 70 tahun, warga Dusun II Kebun Kacang, Desa Besilam, KecamatanPadangtualang Kabupaten Langkat, Rabu (18/6/2025).
Sekitar dua bulan lalu, rumah sederhanamilik Ibu Jami'ah hangus terbakar. Sejak itu, ia hanya bisa menumpang di rumahwarga, sambil tetap berjuang menghidupi diri dengan menganyam lidi dari pelepahsawit untuk dijadikan sapu.
Kapolres Langkat AKBP David TriyoPrasojo mengungkapkan alasan di balik terpilihnya rumah Ibu Jami'ah sebagaisasaran program Bedah Rumah. "Kami memilih rumah Ibu Jami'ah karena beliauadalah korban kebakaran rumah, seorang ibu tangguh yang tetap bekerja kerasmeski dalam keterbatasan. Ini bentuk kepedulian kami, karena Polri tidak hanyahadir dalam penegakan hukum, tapi juga sebagai Pelayan Kemanusiaan," ujarKapolres Langkat.
Ibu Jami'ah sehari-hari mengandalkanpenghasilan dari menjual lidi sapu yang ia olah sendiri. Dalam sehari, hanyasekitar 3-4 kg lidi yang mampu ia jual, dengan harga Rp4.800 per kilogram.Hidup sederhana itu semakin terasa berat dengan kondisi usianya yang lanjut danfakta bahwa ia telah kehilangan dua dari delapan anaknya karena sakit.
Program Bedah Rumah ini menjadi harapanbaru bagi Ibu Jami'ah. Lebih dari sekadar bangunan fisik, rumah ini menjadisimbol kehadiran negara melalui Polri yang hadir untuk masyarakat yangmembutuhkan.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat1 Hari 1 Kebaikan yang terus digaungkan oleh Polres Langkat bahwa setiaplangkah kecil yang dilakukan bersama bisa membawa perubahan besar bagi merekayang membutuhkan.