Kitakini.news -Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (KadisDamkarmat) Kabupaten Deliserdang Anwar Siregar, turut menghadiri RapatKoordinasi Nasional (Rakornas) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2025yang berlangsung di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia,Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, yakni tanggal24 hingga 25 Juni 2025 ini mengangkat tema "Mencegah Kebakaran - MenjagaPembangunan", mencerminkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalammemperkuat sinergi serta upaya pencegahan kebakaran sebagai bagian penting dariperlindungan terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dalam Rakornas tersebut, Plt. Kadis Damkarmat Kabupaten Deliserdang Anwar Siregar, menyampaikan sejumlah aspirasi yang selama ini menjadikebutuhan bagi Petugas Damkar, seperti Mandatory Spending bagi BelanjaPemerintah.
"Kami menilai pemerintah perlu menetapkan MandatorySpending untuk bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dalam belanjapemerintah sebesar 0,5%, hal ini untuk memastikan belanja operasional, gajipetugas pemadam kebakaran, pengadaan sarana dan prasarana, juga peningkatankompetensi, serta kegiatan penanggulangan kebakaran lainnya dapat berjalandengan baik," ujarnya, Jumat (27/6/2025).
Selain itu, Anwar juga menyampaikan kondisi Damkar yangselama ini dianggap kurang memiliki jenjang karir dan tunjangan yang minimtidak sebanding dengan resiko kerja Damkar, dimana pada saat bertugas besarkemungkinan terpapar berbagai bahaya dan shift jam kerja yang panjang.
"Damkar saat ini masih memiliki keterbatasan jenjangkarir, selain itu petugas Damkar seringkali dihadapkan pada risiko tinggi danbeban kerja yang berat, namun kurang mendapatkan apresiasi dan penghargaan yangsepadan. Tunjangan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan risiko yangdihadapi dan shift jam kerja yang panjang. Kurangnya pengakuan ini dapatmenyebabkan penurunan semangat kerja petugas," tambahnya.
Kemudian, membangun sistem perencanaan pembangunan yangterintegrasi terhadap pencegahan kebakaran dan memperhatikan keseimbanganlingkungan untuk mengurangi serangan satwa ke pemukiman masyarakat.
"Sistem perencanaan pembangunan terintegrasi yang ramahlingkungan, Tujuannya adalah untuk memastikan penanggulangan kebakaran danpenyelamatan berjalan efektif, efisien, dan terkoordinasi dengan baik sertaramah lingkungan," ungkapnya.
Selain agenda utama Rakornas, kegiatan ini juga dirangkaikandengan Seminar Internasional dan pameran teknologi kebakaran bertajuk Fire TechExpo. Dalam expo tersebut ditampilkan berbagai inovasi teknologi terkini yangdapat diterapkan dalam sistem pemadam kebakaran, mulai dari peralatan pemadammodern, sistem deteksi dini, hingga sistem manajemen darurat berbasis digital.
Menurut Anwar, teknologi menjadi aspek penting yang perludiperhatikan oleh daerah dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitaspelayanan. Ia berharap, melalui Fire Tech Expo, pihaknya bisa mengevaluasi danmerencanakan pengadaan alat serta pelatihan yang relevan bagi personel di lapangan.
"Kami melihat bahwa perkembangan teknologi di sektorpemadam kebakaran sangat pesat. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengandukungan kebijakan anggaran dan pelatihan yang tepat, saya optimis personelDamkar Kabupaten Deli Serdang bisa meningkatkan kualitas pelayanannya kepadamasyarakat," katanya.
Plt. Kadis Damkarmat Kabupaten Deli Serdang juga menyebutkanbahwa saat ini dalam kepemimpinan Asri Ludin Tambunan dan Lomlom Soewondosebagai Bupati dan Wakil Bupati telah memberi perhatian besar pada DinasDamkarmat dengan dimulai dengan perencanaan penyusunan RISPKP, PerencanaanPenyelenggaraan Diklat Damkarmat I, Peningkatan Sarpras Damkarmat.
"Kami berharap, perhatian besar yang telah diberikanBapak Bupati dan Wakil Bupati kepada Dinas Damkarmat Deliserdang akanmeningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tukasnya.
Diketahui, kegiatan ini diselenggarakan oleh DirektoratJenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri). Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari lintaskementerian dan lembaga, di antaranya Dirjen Bina Adwil Kemendagri, BadanKepegawaian Negara (BKN), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),serta Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.
Rakornas ini juga menjadi ajang berkumpulnya para pemangkukepentingan bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan dari seluruh Indonesia.Hadir dalam kegiatan ini para Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Satpol PPdan Damkar, serta pejabat terkait yang menangani sub urusan kebakaran dariberbagai provinsi dankabupaten/kota.