Merah Putih di Puncak Ombak, Prestasi Indonesia di Nias Pro 2025 Sukses Besar

Pantai Sorake Nisel Jadi Sorotan Dunia
Azzaren - Minggu, 29 Juni 2025 08:00 WIB
Teks foto : Dylan Wilcoxen, peselancar 16 tahun asal Mentawai, tampil luar biasa di partai final Men’s Shortboard. (Daniel)

Kitakini.news - Ajang selancar internasional bergengsi World Surf League (WSL) Nias Pro 2025 Qualifying Series 6000 resmi berakhir pada Sabtu (28/6/2025), di Pantai Sorake, Kecamatan Luahagundre, Kabupaten Nias Selatan.

Penutupan event ini berlangsung meriah sekaligus mengharukan, menandai suksesnya Nias sebagai tuan rumah yang kembali mencuri perhatian dunia dengan prestasi gemilang dari dua peselancar muda asal Indonesia.

Dylan Wilcoxen, peselancar 16 tahun asal Mentawai, tampil luar biasa di partai final Men's Shortboard. Ia mencatat dua manuver terbaik dengan skor 7.50 dan 5.33, menaklukkan rivalnya dari Australia, Lennix Smith.

Kemenangan ini langsung mengantarkan Dylan ke puncak klasemen Asia dengan total 7.728 poin dan hanya tinggal selangkah lagi menuju Challenger Series, gerbang menuju elite dunia selancar profesional.

Sementara itu, dari sektor putri, Kya Jo Heuer juga tampil cemerlang. Gadis muda berdarah Mentawai ini menembus semifinal Women's Shortboard dan kini meroket ke peringkat lima Asia, usai meraup 3.660 poin dari Nias Pro.

Poin total Kya kini mencapai 4.140 lonjakan tajam dari posisi ke-32, hasil kerja keras dari dua seri: Krui Pro dan Nias Pro.

"Kita patut bangga, tiga atlet Sumbar naik podium. Tapi yang lebih penting, semangat dan dukungan keluarga serta pelatih menjadi pondasi perjuangan ini," ujar Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia, (PSOI) Sumatera Barat, Harry Algamar.

Nias Pro 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai magnet dunia selancar. Diikuti 242 peserta dari 13 negara, ajang ini digelar oleh Pemkab Nias Selatan bersama Kemenpora dan PSOI, menyatukan olahraga, budaya, dan kebanggaan bangsa dalam satu gelombang prestasi.

Dengan berakhirnya WSL Nias Pro 2025, Sorake tak hanya mengukuhkan diri sebagai surganya para peselancar, tapi juga menjadi simbol kemajuan dan semangat masyarakat Nias Selatan dalam membangun daerah lewat sport tourism.

Di antara riuh ombak dan semangat anak negeri, Indonesia kembali bersuara di dunia. Dari Nias Selatan, juara dunia masa depan sedang dilahirkan.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Kasus Dugaan Penculikan Anak di Nias Selatan, Kuasa Hukum: Korban Ditemukan Tak Hapus Unsur Pidana

News

Jalan Nasional Nias Selatan Rusak Parah, Warga Tempuh 23 Kilometer hingga 2,5 Jam

News

Sawah Produktif Menyusut, Bupati Nisel Minta Data LP2B Dimatangkan

News

Kejari Nias Selatan Komit Jalankan Program Jaksa Sahabat Pendidik

News

Pj Sekda Nias Selatan Minta OPD Percepat Penyerapan Anggaran

News

Yasatulo Lase Pimpin PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030