Kitakini.news - Sebuah
jembatan di
jalan lintas yang menghubungkan Lahat dan Muara Enim ambruk. Akibatnya, empat
truk yang sedang melintas terjebak dan nyaris menyentuh sungai.
Melansir berbagai sumber, Senin (3/6/2025), jembatan itu berada di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi, Lahat, Sumatera Selatan.
"Ada empat orang yang terluka di bagian kepala dan kaki akibat ambruknya jembatan semalam," jelas Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, Senin (30/6/2025)
Jembatan Muara Lawai ini ambruk, Minggu (29/6/2025) sekitar pukul 23.10 WIB. Akibatnya, empat truk yang sedang melintas terjebak usai jembatan ambruk.
"Saat ini keempat korban sedang menjalani rawat jalan," tambah Kapolres Lahat.
Dilihat dalam video yang beredar empat unit truk yang terjebak tiga di antaranya bermuatan dan satu kosong.
Jembatan penghubung antara kabupaten Lahat dan Muara Enim ini, dikabarkan lumpuh total akibat ambruknya jembatan tersebut.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan ambruknya jembatan tersebut diduga disebabkan oleh kecerobohan dari pengguna jalan yang membawa truk berangkutan Over Dimension Over Loading.
"Ambruk ini karena apa? Kecerobohan, mana ada mobil Over Dimension Over Loading yang lewat situ sekaligus 4 " kata Herman Deru.
Herman Deru pun meminta kejadian tersebut dapat menjadi perhatian bagi semua pihak, mulai dari perusahaan tambang, perusahaan angkutan, kepala daerah, hingga Menteri PU yang memiliki wewenang atas jalan negara.
Orang nomor 1 di Sumatera Selatan tersebut meminta, kepada pihak kepolisian untuk tegas dalam menangani robohnya jembatan Muara Lawai.
"Ini jalan negara roboh karena ada 4 mobil over loading, ini pasti ada pelanggaran hukum, saya minta pihak kepolisian untuk tegas, jika salah kita minta ini bangun kembali," tegas Herman Deru.