Madrasah Alwasliyah Disegel Pemkab Deliserdang, Ratusan Siswa Terlantar

Azzaren - Selasa, 15 Juli 2025 11:06 WIB
Teks foto : Sedikitnya 300-an lebih siswa siswi dari MA dan MTs Al-Wasliyah dihari pertama masuk sekolah terlihat berdiri dan duduk di depan sekolah, sebab pintu gerbang besi yang disegel. (Surya)

Kitakini.news -Asta Cita Presiden Prabowo soal Pendidikan sepertinya tidakdidukung oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang, pasalnya setelah Dinas Pendidikan kabupatenini, pada Minggu (13/7/2025), menyegel Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Washliyahdan Sekolah Madrasah Aliyah (MA) di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, SumateraUtara.

Akibat penyegelan itu ratusan siswa-siswi yang hendak memulaiproses belajar di tahun ajaran baru terlantar di luar gedung, Senin(14/7/2025).

Untuk diketahui, gedung ini memang merupakan milik Pemkab Deliserdang,namun berdiri di tanah milik Al-Washliyah. Persoalan konflik gedung dan lahanini mulai terjadi pada pemerintahan Asri Ludin Tambunan sebagai Bupati karenapada pemerintahan sebelumnya menyerahkan gedung ini untuk dipakai Al-Washliyah.

Pantauan di lokasi sekolah MA dan MTs Al-Wasliyah Deliserdang,sedikitnya 300-an lebih siswa siswi dari MA dan MTs Al-Wasliyah dihari pertamamasuk sekolah terlihat berdiri-berdiri dan duduk-duduk di depan sekolah, sebabpintu gerbang besi yang disegel dengan tulisan "berdasarkan daftarinventaris nomor 12.02.01.08.01.04.09 gedung dan bangunan ini milik dinaspendidikan kabupaten Deliserdang".

Gedung terlihat dijaga ketat oleh tiga orang petugas SatpolPP yang berjaga selama 24 jam, sehingga ratusan siswa Al-Wasliyah tidak dapatmasuk.

Ratusan siswa Al-Wasliyah dan para gurunya tidak dapatmelakukan kegiatan belajar meskipun hari ini merupakan proses belajar pertamadi tahun ajaran baru.

Bahkan salah seorang siswi MA Al-Wasliyah, Arfah, sambilmeneteskan air mata meminta tolong kepada anggota DPRD Deliserdang untuk turunke sekolah mereka yang sejak pagi hingga siang tidak dapat masuk ke sekolahkarena di segel dan dijaga Satpol PP.

"Kami mau belajar pak, tapi kami sejak pagi tidak dapatmasuk ke sekolah, dan selama ini kami belajar tidak tenang dan merasa takutkarena saat belajar selalu dilempari atap seng sama orang-orang tidakbertanggungjawab," kata Arfah.

Mendengar adanya penyegelan Sekolah Al-wasliyah, PenasehatDPW Al-Wasliyah Sumut Hardi Mulyono turun ke lokasi sekolah Al-Wasliyah dan mendapatkansekolah tersebut disegel.

"Menurut keluarga besar Al-Wasliyah, Apa yang dilakukanBupati Hari ini adalah perbuatan zalim, ini arogansi kekuasaan, kenapa begitu,karena tanpa dasar melakulan ini," kata Mulyono.

Dikatakannya pada rapat terakhir yang dihadiri BupatiAsriludin Tambunan dan dilanjutkan oleh wakil bupati Lom lom Suwondo hanya adadua keputusan yakni Wasliyah disuruh buat surat mohon hibah dan sudah dibuat,yang kedua untuk mengatur jam belajar.

"Cuma dua keputusan, ada notulen rapat yang ditanda tanganiwakil bupati dan muspida, namun hari ini dia gembok, tanpa basa basi tanpabicara, ini apa namanya kalau bukan zalim. Hari ini yang diduduk diluar adalahanak-anak bangsa, anak Deliserdang, jadi dia belum pantas jadi Bapaknya Deliserdang,"tutur Hardi Mulyono.

Langkah yang mereka ambil saat ini, sudah melaporkan kepadapimpinam DPRD Deliserdang selaku wakil Rakyat, tindakan apa yang akan merekalakukan terhadap anak-anak Al-Wasliyah.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

PD Al Jam’iyatul Washliyah Siantar Masa Bakti 2026-2031 Dilantik

News

Wong Chun Sen Terima Audiensi GP Al Washliyah Kota Medan

News

Bobby Nasution Mediasi Pemkab Deli Serdang Dengan Al-Washliyah

News

Ramai Kantor Desa Petumbukan Deliserdang, Gubernur Turun Tangan Soal Madrasah Al-Washliyah

News

Gedung Sekolah Disegel Pemkab Deli Serdang, Zakky: Bupati Tak Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

News

Seng Atap Universitas Al Washliyah "Terbang" ke Tengah Jalan