Kitakini.news -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Sidimpuan, Rusydi Nasution menegaskan bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto merupakan peringatan keras dan tegas bahwa praktek korupsi memang harus dibebankan bersama-bersama di Tanah Air.
"Itu sifat serakah, karena itu layak dibebankan. Siapapun yang mencoba menjadi Backing, tidak akan dilindungi," ujar Rusydi kepada wartawan di Sidimpuan, Minggu (17/8/2025).
Hal ini disampaikan Politisi Partau Gerindra ini merespon Pidato Presiden Prabowo yang menyinggung praktik korupsi akan diberantas, bahkan siapapun dibelakangnya tidak akan dilindungi.
Rusydi menambahkan,peringatan dan ajakan Presiden Prabowo tersebut bukan hanya sekedar retorika. Karena itu, kampanye melawan korupsi harus dimulai dari tingkat para pemimpin negeri ini.
"Para pemimpin negeri ini harus memberikan contoh dan teladan kepada rakyat. Ingat korupsi itu sifat sejarah dan sangat tidak terpuji," tandasnya.
Maka dari itu, lanjut Rusydi, kekompakan masyarakat dan pemimpin menjadi modal dasar untuk membangun daerah khususnya Kota Padang Sidimpuan.
"Bersatu, jangan ciptakan konflik, tunjukkan keteladanan agar praktik korupsi dan sifat serakah menurun," tegas Rusydi. (**)