Temukan 75 Ton Migor Ditimbun, Satgas Pangan Pemprovsu Segera Menindak

- Selasa, 14 Februari 2023 17:20 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/HMS_5373.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Tim Satuan Tugas (Satgas) PanganSumatera Utara (Sumut) menemukan 75 ton minyak goreng 'Minyak Kita' diduga tidakdiedarkan atau ditimbun disebuah gudang milik distributor. Sebanyak 75 tonminyak goreng tersebut diproduksi sejak November 2022, namun hingga Februari2023 belum diedarkan kepada masyarakat.

 

Temuan 75 ton atau 7.000 kardus minyak goreng tersebutditemukan Tim Satgas Pangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian PerdaganganEnergi dan Sumber Daya Mineral Sumut, Biro Perekonomian Sekretariat DaerahProvinsi Sumut, Bank Indonesia Perwakilan Sumut, dan Komisi PengawasanPersaingan Usaha (KPPU), saat melakukan sidak ke gudang PT YAN.

 

Kepala Biro Perekonomian Sumut Naslindo Siraitmengatakan, temuan tersebut memperkuat dugaan langkanya minyak goreng bermerekMinyak Kita di Sumut.

 

Menurutnya, Minyak Kita merupakan minyak goreng yangdisubsidi pemerintah. Kelangkaan minyak goreng penugasan pemerintah tersebutmenyebabkan naiknya inflasi di Sumut.

 

"Situasi Februari, kita inflasi akibat minyakgoreng, itu baru satu produsen atau distributor, kebutuhan minyak goreng kita13 ribu ton," ujarnya di Medan, Selasa (14/2/2023).

 

Untuk itu, Pemprovsu melalui Penyidik Pegawai NegeriSipil (PPNS) Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya MineralSumut dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) akan menindaklanjuti temuantersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 

 

"Harusnya sanksi ya, supaya Law Enforcement, itupenting menurut kita, harus dilakukan penindakan hukum, supaya ada kepastianhukum," tegasnya.

 

Naslindo meminta distributor atau produsen agarmelakukan kegiatan perdagangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

"Jangan ada upaya menahan demi keuntungan sesaatsehingga masyarakat tidak bisa mendapatkan minyak goreng subsidi, ini tidakboleh terjadi di Sumut karena kita lumbung minyak goreng," tandasnya.

 

Pemprovsu akan terus mengawasi peredaran minyak gorengdan saat ini Satgas Pangan mengawasi sekitar 16 produsen minyak goreng dan 30distributor di Sumut.  

 

"Kita harus memastikan minyak goreng ituterdistribusikan ke masyarakat, kami akan menindak sesuai ketentuan yangberlaku apabila ditemukan penyimpangan," pungkasnya.

 

 

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara