Dukung Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional, Sumut Gelar Pasar Murah

Heru - Sabtu, 30 Agustus 2025 19:03 WIB
(Diskominfo Sumut/Imam Syahputra).
Wakil Gubernur Sumut Surya mengikuti secara virtual peluncuran Gerakan Pangan Murah serentak se Indonesia di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut, Jalan A.H. Nasution, Medan, Sabtu (30/08/2025).

Kitakini.news -WakilGubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya mengatakan telah digelar Pasar Murah di394 titik lokasi atau 85 persen kecamatan, yang tersebar di 33 kabupaten/kotase-Sumut. Pasar Murah ini dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional,yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Hal inidisampaikan Surya dalam laporannya saat mengikuti zoom meeting bersama MenteriDalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan MenteriPertanian Andi Amran Sulaiman, pada kegiatan Gerakan Pangan Murah SerentakNasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia,dari halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut, Jalan AHNasution Medan, Sabtu (30/8/2025).

"Kamilaporkan Bapak Menteri, Kegiatan GPM di Sumut tersebar di 394 titik di 33Kabupaten/Kota. Untuk titik utama di Medan Johor, tepatnya di halaman KantorDinas Ketahanan Pangan," jelas Surya.

Disampaikanjuga, pada GPM hari ini disediakan beras 6.000 Kilogram dengan harga Rp58.000per 5 Kilogram, Minyak Goreng 240 Liter dengan harga Rp15.000/Liter, Gula Putih240 Kilogram dengan harga Rp17.500/ Kilogram. Sedangkan bawang merah dan CabaiMerah disediakan dengan harga Rp35.000/ Kilogram,Telur Ayam Rp 42.600/papan (30 Butir).

"Sekitar600 orang warga hadir untuk memanfaatkan pasar murah ini," sebut Surya.

MenurutSurya, Pemprovsu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura berkomitmenpenuh untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), sebagai salahsatu langkah konkret dalam pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan panganmasyarakat. Khususnya di wilayah rawan dan terdampak kenaikan harga.

Menyikapilaporan yang disampaikan oleh Wagub Sumut Surya, Mendagri Tito Karnavian,menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telahmendukung upaya pengendalian inflasi, khususnya melalui ketersediaan danketerjangkauan pangan di daerah.

Mendagrisecara khusus menekankan pentingnya perhatian terhadap wilayah Kepulauan Nias,mengingat berdasarkan data yang ada, wilayah tersebut menghadapi kendala dalamdistribusi pangan akibat ketergantungan pada suplai dari daratan Sumut.

Sejalandengan hal tersebut, Mentan Andi Amran Sulaiman juga menegaskan, agar GerakanPangan Murah (GPM) terus dilaksanakan secara konsisten dan merata diseluruhwilayah kabupaten/kota se-Sumut, mengingat ketersediaan stok di Bulog Sumutmasih mencukupi.

Selainitu, fokus pelaksanaan GPM diarahkan pada wilayah-wilayah yang mengalamikenaikan harga kebutuhan pokok secara signifikan, guna menjaga stabilitas hargadan daya beli masyarakat.

Usaimengikuti GPM melalui Zoom, Surya bersama Pimpinan Wilayah (Pinwil) Perum BulogSumut Budi Cahyanto, Forkopimda Sumutdan OPD terkait melakukan peninjauan ke stanpenjualan bahan pokok di pasar murah, di halaman Kantor Dinas KetahananPangan dan Hortikultura Sumut.

Padakesempatan itu, Surya juga mengumumkan penurunan harga sejumlah komoditas,seperti harga beras yang sebelumnya dijual Rp58.000 per 5 Kilogram, kiniditurunkan menjadi Rp55.000. Sementara itu, harga gula putih juga mengalamipenurunan, dari Rp17.500 per Kilogram menjadi Rp17.000 per Kilogram.

"Penurunanharga ini merupakan bagian dari komitmen dan dukungan kami (Pemprov Sumut)untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, menjaga stabilitas harga dan dayabeli masyarakat," terang Surya.

Surya jugamengimbau masyarakat agar membeli bahan pokok secara bijak dan secukupnya,tidak melakukan pembelian secara berlebihan (Panic Buying), sehingga hargatetap stabil dan distribusi bahan pokok tetap merata.

"Pemprovsumemastikan bahwa stok dan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan cukupuntuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Untukdiketahui program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat danbekerja sama dengan Bulog, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta dinasterkait. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok,mengendalikan inflasi daerah danmeningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Fraksi Dante Desak Pemprovsu dan APH Tutup Aktivitas Tambang Ilegal di Dairi

News

HUT ke-81 RI, Pemprovsu Percepat Pemerataan Pembangunan Hingga Wilayah Terluar

News

Hadirkan Pemerintah Lebih Dekat dengan Rakyat, Fraksi PAN DPRDSU Dorong Gubsu Berkantor di Daerah

News

F-PAN DPRD Sumut Minta Polemik Paripurna Diakhiri, Perkuat Kolaborasi Untuk Percepatan Pembangunan

News

Perda Larangan Penggunaan Vape Jangan Timbulkan Dampak Negatif Bagi Pelaku Usaha

News

Pemprovsu Bersama DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025