Gus Irawan Sebut Pangopian Al-Zain Menerapkan Ekonomi Syariah

Pantas Didukung Selaras Dengan Program Kesejahteraan Pemkab Tapsel
Efendi Jambak - Sabtu, 25 Oktober 2025 19:15 WIB
Teks foto : Bupati Tapse, Gus Irawan Pasaribu menggunting pita persmian pusat perbelanjaan Pangopian Al-Zain. (Efendi Jambak)

Kitakini.news -Dalamrangka peresmian Pangopian Al-Zain di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan AngkolaTimur, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu didampingi WakilBupati Jafar Syahbuddin Ritonga berkomitmen mendukung pelaku usaha mikro kecildan menengah (UMKM) dengan menyebut pusat perbelanjaan ini berkonsep ekonomisyariah.

Gus Irawan dalam acaraperesmian pusat perbelanjaan Pangopian Al-Zain pada Sabtu (25/102025) menyampaikanucapan selamat dan sukses kepada Zainal Efendi Hasibuan selaku penggagas danpengelola usaha. Menurutnya konsep memajukan kesejahteraan masyarakat serta membantupeningkatan upah tenaga pendidik di Yayasan Baitul Hikmah Al-Zain di PasarPargarutan selaras dengan program pemerintah.

"Ini merupakan implementasidari konsep ekonomi Syariah, dimana antara pemilik modal/penyedia produk danpengelola (tempat) usaha saling berbagi keuntungan. Sesuai dengan sloganTapsel, yaitu Sinergi," kata Gus.

Karenanya ia mengimbauseluruh pihak untuk mendukung usaha ini bisa berkembang, bahkan jika memungkinkanada di tempat lain. Apalagi Pemkab Tapsel akan mengembangkan wisataterintegrasi seperti di Sipirok-Angkola Timur-Marancar, sekaligus bagaimana menggeserASN Tapsel ke wilayah tersebut.

"Kita sudahmenyelesaikan 4.577 Hektar lahan konsesi TPL, tetapi sudah keluar dari hutandan HPL. Di sana nanti kita akan bangun perumahan untuk ASN yang belum tinggal diwilayah Tapsel. Jika ini terwujud, maka usaha ini nanti akan berkembang,"sebutnya.

Kesempatan itu, ZainalEfendi Hasibuan menyampaikan bahwa pusat perelanjaan Pangopian ini melibatkanmasyarakat pelaku usaha mikro dari Tapsel, serta sebagian lagi juga ada dariSibolga. Ciri khas makanannya adalah khas wilayah Tabagsel.

Termasuk juga kata Zainal,pengelola akan membantu pemasarannya. Tidak hanya makanan, tetapi juga produkbiji kopi, sajian kopi, serta kerajinan tangan seperti tenun dan sebagainya. Sebagaimanakonsep pondok pesantren yang bertahan di bidang ekonomi melalui industri kreatif.

"Apalagi di zamanefesiensi ini, bagaimana Yayasan Baitul Hikmah Al-Zain dapat berjalan denganbaik serta bisa memakmurkan tenaga tenaga pendidiknya. Maka dari itu sayaberfikir untuk menambah usaha untuk menopang ekonomi, berhubung saya pimpinanyayasannya," ungkap Zainal.

Selain itu, Zainalmengatakan bahwa ada tekad membantu fakir miskin jika usaha ini maju kedepannya. Maka ia mengajak para pelaku usaha seperti pedagang salak, alame/dodol,kerupuk sambal, ikan asin, ulos, kopi, gula aren, durian, aneka kerajinantangan atau souvenir lainnya untuk menitipkan produknya ke Al-Zain.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

Bangun Komunikasi yang Baik, Kapolres Tapsel Kunjungi Kantor Bupati

News

Huntap Tahap II Berlanjut, Ahmad Rivai Apresiasi Pemkab Tapsel

News

Plaza Milenium Terbakar, Pengunjung dan Pedagang Panik

News

Dandim 0212/Tapsel Dampingi Bobby ke Lokasi Pengungsian

News

Tiga Pekan Sudah Pasca Banjir Bandang Tapsel, Warga Masih Bertahan di Pengungsian

News

GEMPA-SU: Evaluasi Kinerja Kementerian Kehutanan dan Cabut Izin Perusahaan Perusak Hutan