Sutarto Ajak Semua Pihak Kawal MBG di Sumut Cegah Siswa Dari Keracunan

Heru - Selasa, 04 November 2025 09:10 WIB
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Dr Sutarto M.si

Kitakini.news -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Dr Sutarto M.Si mengajak semua pihak mengawal implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lancar dan aman, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Sutarto merespon puluhan siswa SD Negeri Onozitoli Sawo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara yang diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (31/10/2025) lalu.

Para siswa tersebut diduga keracunan dengan gejala pusing, mual, sakit perut hingga sesak nafas. Para siswa terpaksa dibawa ke Puskesmas Sawo untuk penanganan medis bahkan satu orang diantaranya harus dirujuk ke RSUD M. Thomsen Nias.

Menanggapi hal tersebut, Sutarto meminta agar semua pihak ikut mengawal sejak hulu dan hilir proses MBG ini di bawah.

"Program MBG, yang dicanangkan Presiden Prabowo, bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan makanan bergizi dan memastikan setiap anak yang tidak mampu memperoleh asupan makanan bergizi serta sebagai investasi masa depan bangsa. Dan juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi rakyat.

"Karena itu dalam implementasinya, perlu support semua pihak. Mari kita kawal, ini menjadi tanggung jawab kita bersama," ucap Sutarto kepada wartawan di Medan, Selasa (4/11/2025).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut itu juga menjelaskan, menurut laporan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) pada 13 Oktober 2025, sejak awal pelaksanaan program itu, 11.566 anak mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari penyelenggara MBG.

Menurut Sutarto, harus ada upaya supervisi dan evaluasi secara konprehensif, baik menyangkut tata kelola, jumlah alokasi tiap SPPG, sampai pada rentang waktu dan jarak distribusi ke sekolah-sekolah.

"Tentu kita semua berharap jangan ada lagi kejadian keracunan bagi para siswa di Sumatera Utara," ungkapnya.

Sutarto juga mengajak pihak-pihak seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan dan institusi terkait lainnya untuk memperkuat dan sinergitas.

"Saya yakin dan percaya dengan memperkuat kolaborasi dan kerjasama yang sinergis, kita semakin bisa meminimalisir kejadian keracunan ini. Pihak sekolah dan orangtua juga kita minta untuk turut serta mengawasi," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Langganan Banjir, Pemkab Deli Serdang Didesak Segera Normalisasi Drainase di Perumnas Mandala

News

Pemprovsu Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut

News

Viktor Silaen Apresiasi Bobby Bangun Ruas Jalan Toba-Labura

News

Petani Karo Keluhkan Melambungnya Harga Pupuk non Subsidi

News

KAMMI Sumut Bantah Aksi yang Mengatasnamakan Organisasi

News

KAMMI Desak Kejatisu Periksa Anggaran Sosper dan Wasbang Dua Legislator PKS