Dorong Produktivitas Petani Asahan, Gubsu Beri Bantuan Alsintan

Heru - Selasa, 25 November 2025 22:27 WIB
(Diskominfo Sumut)
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat berdialog dengan Petani di Kabupaten Asahan, Selasa (25/11/2025).

Kitakini.news -Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Bobby Nasution melanjutkan komitmennya terhadap sektor pertanian dengan melaksanakan gerakan tanam padi di Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Selasa (25/11/2025).

Kunjungan ini sekaligus dialog dengan kelompok tani dan penyerahan bantuan guna menekan biaya operasional (Cost) petani.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution berdiskusi intensif dengan enam kelompok tani setempat untuk mendengar langsung tantangan yang dihadapi dan meminta saran mengenai jenis bantuan yang paling tepat guna.

Bobby memastikan pemerintah hadir untuk menjaga kesejahteraan petani melalui kebijakan harga.

​"Harga Gabah disini dibeli sebesar Rp6.500 per kilogram. Ini adalah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk kesejahteraan petani. Penetapan harga ini bertujuan menjaga stabilitas harga beras agar tidak terjadi kenaikan yang signifikan," ucap Bobby.

Dijelaskan Bobby, fokus Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) adalah bagaimana mengontrol pengeluaran petani agar keuntungan mereka meningkat.

Tak hanya itu, Pemprovsu juga memberikan bantuan langsung berupa bibit padi hibrida yang berpotensi meningkatkan hasil panen.

Kemudian sebagai upaya menekan biaya produksi diwujudkan dengan penyerahan enam unit Hand Tractor kepada kelompok tani.

​"Tugas kami di daerah adalah bagaimana mengontrol pengeluaran petani dalam satu hektar bisa turun, untuk keuntungan bagi para petani. Inilah upaya kita agar bantuan ini diberikan dapat menurunkan biaya para petani untuk menghasilkan hasil pertanian," tegasnya.

​Menanggapi keluhan petani mengenai masalah irigasi, Bobby Nasution meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan segera menyelesaikan persoalan tata batas lahan.

Penyelesaian masalah lahan menjadi kunci utama agar pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi dapat segera dilaksanakan.

​Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, melaporkan bahwa sektor pertanian di Kabupaten Asahan mencakup 847 hektare lahan di lima kecamatan. Ia mengatakan bahwa hasil pertanian Asahan terus menunjukkan peningkatan signifikan.

​"Pada tahun 2024, hasil pertanian di Kabupaten Asahan menghasilkan kurang lebih 99.126 ton. Hingga hari ini di tahun 2025, diperkirakan ada kenaikan hasil sebesar 6,34 persen atau lebih kurang 105.105 ton," terang Taufik.

​Bupati juga mengonfirmasi bahwa irigasi saluran sekunder di wilayah tersebut telah dibangun hingga 90 persen.

Mengenai keluhan air di Kecamatan Meranti, Bupati menjelaskan bahwa Balai Wilayah Sungai (BWS) sedang bekerja melakukan pencucian saluran irigasi untuk menambah debit air.

Permasalahan yang sempat mengganggu penyaluran air adalah konflik lahan antara masyarakat dengan perkebunan PTPN 4, yang kini sedang dalam proses penyelesaian secara musyawarah.

Diakhir laporannya, Taufik menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumut atas bantuan bibit hibrida.

Ia berharap bibit unggul ini memungkinkan petani panen dua kali dalam setahun, tidak lagi hanya dua kali dalam tiga tahun, sehingga dapat meningkatkan penghasilan dan pendapatan masyarakat. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang

News

Meriahta: Jangan Hanya Minta Maaf, Kasus Dugaan Keracunan MBG di Karo Harus Diusut Tuntas

News

Fraksi PAN DPRDSU Bangga Dudy Purwagandhi Pimpin DPD PAN Sumut

News

Aswin Parinduri Apresiasi dan Dukung Bobby Lakukan Percepatan Pembangunan di Nias

News

Armyn Simatupang: Aset Negara Harus Kembali untuk Kesejahteraan Rakyat

News

Terima Penghargaan, Bobby Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak