9 Warga Angkola Sangkunur, Tapsel Belum Ditemukan

Efendi Jambak - Senin, 01 Desember 2025 00:06 WIB
(Istimewa)
Tim gabungan TNI/Polri dan SAR masih melakukan evakuasi terhadap 9 orang belum ditemukan sampai hari ini.

Kitakini.news -Sebanyak 9 Orang yang menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor di Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan (Tapsel) sampai hari ini belum ditemukan.

Seperti diketahui, Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel salah satu daerah yang diterjang banjir bandang dan longsor. Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat curah hujan yang sangat tinggi mengikis tanah tebing dan menyebabkan longsor.

Diperkirakan 14 rumah warga beserta 5 Kepala Keluarga terkena dampak dari bencana alam tersebut. Sementara itu, tim gabungan tanggap darurat masih terus melakukan evakuasi.

Saat ditemui awak media, Bhabinkamtibmas Angkola Sangkunur dsri Polsek Batangtoru, Brigadir Wendi Pramono mengatakan proses evakuasi masih terus dilakukan.

Tim dari Polsek Batangtorus dan Personel Koramil 19 Siais melakukan pengecekan longsor yang terjadi di Lingkungan II Batu Rosak Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel.

"Kami Tim Personel Polsek Batangtoru Dan Babinsa Koramil 19 Siais, Serda Bas Zebua dan Koptu SB Siregar datang ke lokasi bencana alam untuk melihat sekaligus mengevakuasi pencarian korban jiwa.

Brigadir Wendi juga menambahkan, bahwa untuk korban jiwa di daerah tersebut masih diketahui 9 orang yang belum ditemukan dengan identitas, yakni:

1. Muni Laia, Perempuan (36)

Petani, Lingkungan II Batu Rosak Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur Kab. Tapsel.

2. Dinda Halawa perempuan (16) berstatus l Pelajar, Lingkungan II Batu Rosak Kelurahan Rianiate, Kecamahan Angkola Sangkunur, Tapsel

3. Hendra Alam laki laki (10) status Pelajar, Lingkungan II Batu Rosak Kel. Rianiate Kec. Angkola Sangkunur, Tapsel.

4. Naila Halawa (6) pelajar, Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Rianiate, Angkola Sangkunur, Tapse

5. Ama Lenta Laia, laki laki, (40) bekerja sebagai Petani, Lingkungan II Batu Rosak Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur.

6. Sibaraya Kari Halawa, laki-laki (40), petani Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Rianiate, Kecamatn Angkola. Sangkunur.

7. Lumi Laia, perempuan (38), Petani, Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel.

8. Ina Tiama Halawa, perempuan, (48), petani, Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel.

9. Filipina Waruwu, Perempuan (36), Petani, Lingkungan II Batu Rosak, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel.

Untuk korban sebanyak 9 orang belum berhasil ditemukan itu terus dilakukan.

Sementara itu upaya evakuasi masih berjalan yakni pengecekan ke lokasi Bencana Alam Tanah longsor. Kemudian melakukan upaya berkoordinasi dengan salah satu perusahaan untuk menurunkan Alat Berat guna melakukan evakuasi di Lokasi Bencana Alam Tanah Longsor

Selain itu, rencana evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor di mulai, Sabtu (29/11/2025) menggunakan excavator.

Brigadir Wendi Pramono, berharap bisa berhasil melakukan evakuasi terhadap para korban.

"Kami terus berupaya dan melakukan proses evakuasi bersama Babinsa TNI (Koramil 19 Siais) dan mudah-mudahan kami dipermudah Allah SWT dalam melakukan proses evakuasi, terhadap para korban bencana alam tanah longsor," pungkasnya. (**)

Editor
: Heru

Tag:

Berita Terkait

News

Warga Desa Geger Temuan Mayat di Saluran Irigasi Kawasan Angkola Muaratais

News

Razia Judi Online, Propam Polres Tapsel Periksa Ponsel Petugas

News

Pratu Rizki Kurniawan Gugur dalam Baku Tembak OPM di Hari Kemerdekaan

News

F-PDIP DPRD Sumut Sambut Positif Perintah Prabowo Usut Tuntas Tambang Ilegal di Berbagai Daerah

News

Jelang Peringatan HUT, Polwan Polres Tapsel Gelar Anjangsana Dengan Masyarakat

News

Kapolres Tapsel Pimpin Sertijab Kapolsek Batang Toru