Kitakini.news -DariDesa Parsingkaman Kabupaten Tapanuli Utara, Wali Kota Sibolga, Akhmad SyukriNazry Penarik, telah mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)untuk mempercepat penanganan darurat akibat bencana tanah longsor dan banjiryang melanda Kota Sibolga sejak sepekan terakhir.
Curahhujan yang tinggi telah menyebabkan kerusakan serius di sejumlah titik diKecamatan Sibolga Utara, Sibolga Kota, Sibolga Sambas, dan Sibolga Selatan,dengan laporan sementara yang mencatat puluhan rumah rusak, serta korban jiwayang terus bertambah.
Bencanaalam ini telah menyebabkan 47 orang meninggal dunia, sementara 45 orang lainnyamengalami luka-luka. Sebanyak 12 orang masih dinyatakan hilang. BPBD melaporkanbahwa ribuan warga terdampak dan saat ini mengungsi di berbagai titik yangtersebar di empat kecamatan tersebut. Hingga kini, tercatat 4.456 wargamengungsi, dengan rincian sebagai berikut:
KecamatanSibolga Utara: 1.884 orang di 13 titik pengungsian.
KecamatanSibolga Kota: 340 orang di 8 titik pengungsian
KecamatanSibolga Sambas: 190 orang di 4 titik pengungsian
KecamatanSibolga Selatan: 2.042 orang di 11 titik pengungsian
WaliKota Sibolga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengerahkan empat unitexcavator untuk membersihkan material longsoran yang menghalangi akses jalanutama menuju beberapa kawasan terdampak.
"Kamifokus pada pembukaan jalur darurat, terutama yang menghubungkan Kota Sibolgadengan daerah lain agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar," ujar WaliKota, Minggu (30/11/2025).
Selainitu, Pemko Sibolga juga telah mengoperasikan dapur umum di Gedung Nasional KotaSibolga untuk memastikan kebutuhan pangan para korban bencana tetap tercukupi.BPBD, bersama TNI-Polri, terus memperkuat koordinasi untuk memastikandistribusi bantuan kemanusiaan tetap berjalan meskipun kondisi infrastrukturyang rusak parah.
WaliKota Sibolga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utamadalam upaya penanggulangan bencana ini. "Seluruh sumber daya daerah kitakerahkan untuk membantu korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,termasuk penanganan medis dan pemulihan pasca-bencana," tegasnya.
PemerintahKota Sibolga terus berupaya maksimal dalam mitigasi bencana dan layanankemanusiaan untuk mengurangi dampak yang lebih luas. Diharapkan upaya ini dapatmeringankan penderitaan warga dan segera memulihkan kondisi normal di daerahyang terdampak.