Kitakini.news -Untukmemastikan pemenuhan gizi dan kesehatan warga pascabanjir yang melandaKabupaten Mandailingnatal (Madina) Wakil Bupati Atika Azmi Utammi meninjauwarga terdampak di Desa Pagaran Galagala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Sabtu(29/11/2025) malam.
Dalampeninjauan tersebut, Atika didampingi Plt Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak A. Duroni dan perwakilan dari Kementerian Sosial. Merekamengecek secara langsung kondisi masyarakat serta memastikan bantuan pangan danlayanan kesehatan tetap terpenuhi.
"Kitabersama Kementerian Sosial dalam status tanggap darurat ini ingin memastikanmasyarakat yang mengungsi dan terdampak bencana tidak ada yang kelaparan.Pemenuhan gizinya harus terpenuhi, juga kesehatannya," kata Atika.
Atikamenyebutkan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, terutama pangan, sepenuhnyaditanggung oleh negara.
"Inibentuk kehadiran pemerintah. Di tengah situasi seperti ini kami juga mengimbaumasyarakat untuk saling tolong-menolong," tambahnya.
Atikaturut mengingatkan agar warga tetap waspada dan membatasi aktivitas di luarrumah.
"Alhamdulillahhari ini cuaca lebih baik, namun kami tetap mengimbau untuk tidak bepergianjika tidak perlu," katanya.
DiPagaran Galagala, tercatat 20 kepala keluarga atau sekitar 70 jiwa mengungsi.Pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial akan mendirikan dapur umum dilokasi tersebut.
"Logistikdisupport oleh Kemensos, dan untuk memasak kami meminta bantuan ibu-ibu PKK.Ini bentuk gotong royong agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi,"jelas Atika.
Selaindi Pagaran Galagala, Atika menyebut dapur umum juga telah didirikan diTanggabosi untuk melayani warga Muara Batang Angkola yang diungsikan.
"Kemarinkita sudah ke sana, sekitar 600 jiwa mengungsi," sebutnya.
Lebihlanjut, Atika mengatakan bahwa besok tim akan bergerak ke Kecamatan Sinunukandan kemungkinan ke Batahan menyusul laporan dari camat adanya pengungsian.Lokasi lain yakni Siulangaling di wilayah Muara Batang Gadis.
"Kitamasih menunggu data terbaru karena situasi ini sangat dinamis. Camat melakukanpelaporan setiap hari, dan dari laporan itu kita pastikan bahwa jika masih adapengungsian, semaksimal mungkin tidak ada yang ditinggalkan," ujarnya.