Kitakini.news - Ketua
Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mengatakan, untuk penanganan banjir di Kota Medan harus dimulai dari tingkat lingkungan.
Politisi PDI Perjuangan ini menyarankan agar Pemko Medan menyerahkan/ memborongkan pekerjaan pembersihan drainase di tiap kelurahan. Cara ini akan mengurangi banjir jika hujan turun dengan curah tinggi.
"Sistem seperti ini yang dulu dilalukan. Karena untuk membenahi penanganan banjir skala besar harus melibatkan pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS), Pemprov Sumut dan Pemko Medan. Karena persoalan banjir juga menyangkut sungai yang melintasi Medan dan Deliserdang," kata Paul Simanjuntak baru-baru ini (3/11/2025).
Menurut Paul, kelurahan juga banyak kebanjiran meski tidak dekat dengan sungai. Persoalan utama adalah drainase yang ada sudah tumpat oleh sampah, jika hujan deras air tidak bisa mengalir ke parit besar.
"Jika pengorekan drainase diproyekkan atau diborongkan kita yakin persoalan banjir bisa berkurang," kata Paul.
Ia mengatakan, banjir besar hanya di kecamatan tertentu, dimana sungai besar melintasi daerah itu. Padahal di banyak kelurahan, terjadinya banjir karena parit yang tumpat.