Kitakini.news -Menanamkan sikap toleransi sejak dini kepada siswa terusditerapkan SMP Negeri 2 Pangaribuan Tapanuli Utara. Seperti dalam perayaanNatal sekolah, siswa Muslim dilibatkan dalam kegiatan yakni sebagai panitiatamu undangan dan ini menjadi tradisi yang dirawat sejak nenek moyang mereka.
Suasana perayaan Natal Keluarga Besar SMP Negeri 2Pangaribuan digelar di gedung Sopo Godang Desa Batu Nadua, Kamis (18/12/2025).
Para siswa non Kristen mengambil bagian untuk mensukseskankegiatan perayaan Natal. Mereka bertugas sebagai penerima tamu serta menuntunmasuk ke dalam gedung perayaan.
Klarista Gultom siswi SMPN 2 Pangaribuan, siswa muslim yangikut serta dalam mensukseskan lancarnya perayaan Natal, merasa senang. Klaristamengaku tradisi tersebut sudah sejak dulu di sekolahnya.
Dijelaskan Klarista bukan hanya saat Natal, saat menjelangIdul Fitri atau perayaan hari besar lainnya juga, siswa ikut menyemarakkan,karena mereka tingggal berbaur di sekolah dan di lingkungan masing-masing.
Pada perayaan Natal ini, siswi Muslim ikut membantukesuksesan acara Natal bukan berarti ikut beribadah, karena setiap individumemiliki keyakinan masing masing, jadi di daerah ini sangat toleran walauberbeda keyakinan.
Kepala Sekolah, Bisuk Gultom, mengatakan apa yang dilakukanpihak sekolah untuk menekankan seluruh siswa agar saling menghormati walauberbeda keyakinan.
Dengan ikut dan berbaurnya siswa Muslim di hari Natal danKristen di hari Raya Idul Fitri atau dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah atau di lingkungan masing-masing, diharapkan nantinya siswa akan tumbuhmenjadi pribadi yang penuh kasih dan toleran.
Dalam perayaan Natal ini, pihak sekolah mendoakan agarseluruh warga yang terkena dampak bencana alam Sumatera bisa kuat dan bangkitmenjalani kehidupan mereka. Sesuai dengan tema kegiatan yakni, Allah Hadir UntukMenyelamatkan Keluarga.