Kalangan DPRD Sumut Berang, Jalan Medan-Brastagi Dibiarkan Rusak Bertahun-tahun

- Selasa, 21 Februari 2023 18:44 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/jalan_rusak.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Ruas jalan Medan-Brastagi sepanjang 55 Kilometer yang berbatasan dengan KotaMedan, Kabupaten Deli Serdang hingga ke Kabupaten Tanah Karo, hingga kinikondisinya rusak dan terkesan dibiarkan selama bertahun-tahun.

 

Jalan yangmasuk kewenangan Pemkab Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) danBalai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumut itu, kerusakannyamulai terlihat disepanjang Jalan Jamin Ginting, Medan, kawasan Desa Tiang Layar- Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu hingga ke Bandara Baru, Deli Serdangbahkan ke sebagian di sisi Kabupaten Karo.

 

Beberapatitik lubang lain menghiasi jalan juga terlihat mulai dari Simpang Selayang,Simpang Tuntungan sampai depan Polsek Pancur Batu yang bergelombang.

 

Selain itu,kerusakan yang cukup parah, juga terdapat di Desa Durin Simbelang, Desa TiangLayar, Dusun Mbarung Ketang dan Desa Bintang Meriah Kecamatan Pancurbatu,Kabupaten Deli Serdang.

 

Ketua DPRDSumut Baskami Ginting yang meninjau kondisi jalan tersebut mengaku prihatin,dan melakukan upaya dengan membuat jalan alternatif, yakni Desa Sukamakmurmenuju Dusun X Tanduk Benua hingga ke Dusun Sembaikan II sampai Sibolangit itu.

 

"Inidiharapkan mampu mengurai kemacetan dan mempersingkat waktu perjalanan,"katanya kepada wartawan melalui keterangan tertulis di Medan, Selasa(21/2/2023).

 

Namunkemacetan tampaknya tidak bisa terhindarkan karena ruas jalan yang dilalui taksampai 5 meter disisi kanan dan kiri serta dikelilingi bukit dan kawasan terjaldi beberapa ruas jalan, khususnya menuju ke Sibolangit.

 

Hal yangsama juga diakui Anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat FransDante Ginting yang mengakui bahwa kondisi kemacetan memang tidak bisa dihindari

 

"Untuksampai ke Brastagi, mulai dari Medan, biasanya menghabiskan waktu 2 jam, tapikini  bisa sampai 6 jam, lantaran kondisi Jalan Jamin Ginting kawasan DesaTiang Layar - Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli serdanghancur-lebur," ujar Dante.

 

Anggotadewan Fraksi Golkar yang hampir setiap pekan melintasi jalan tersebut mengakugeram karena meski sudah melontarkan protes, jalan yang dilaluinya setiappekan, khususnya di beberapa titik di kawasan Pancur Batu hingga KecamatanSibolangit, banyak lubang menganga sehingga sangat memprihatinkan sertameresahkan pengguna jalan.

 

Keresahanyang sama juga dilontarkan anggota dewan lainnya, Anwar Sani Tarigan. Wakilrakyat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini menyebutkan, bukan hanya dilandakecemasan.

 

"Masyarakattrauma dan was-was, karena jalan yang mereka lintasi wajib melewati jalur-jaluryang sering dilanda kemacetan panjang tersebut dan penuh lubang,"ujarnya.

 

Khusus untukBerastagi yang menjadi interkoneksi 11 kabupaten/kota Sumut/Aceh, masalah jalanpenuh lubang sudah pernah disampaikan Bupati Karo Cory Sebayang,  

 

Tidak jarangbanyak orang kemudian mengurungkan niat untuk menempuh perjalanan ke Kabanjahedan Sidikalang atau sebaliknya ke Kota Medan jika tidak benar-benar sangaturgen dan menjadi sebuah keharusan.

 

Bupati Karobersama Kepala Bappedalitbang Karo, Ir. Nasib Sianturi, M.Si ketika berkunjungke Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara di Jalan SaktiLubis Nomor 1 Medan, Jumat 03 Februari 2023, telah menyerahkan dokumen kesiapanlahan terkait dengan rencana kegiatan pelebaran jalan Kabanjahe – Merek yangberlokasi di desa Mulawari, Tigapanah dan Sukadame.

 

Dokumentersebut diterima langsung oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan JalanNasional  Sumatera Utara, Ir. Brawijaya, M.Eng.,I.E., MSCE., Ph.D di ruangkerjanya. Dalam kunjungan kerja tersebut, bupati juga melakukan koordinasilanjutan terkait pelebaran jalan Kabanjahe – Berastagi.

 

Kepadawartawan, Bupati Karo menyebutkan, tingkat keresahan masyarakat Brastagi sudahpada titik menjenuhkan menunggu perbaikan jalan.

 

"Kalauanggaran peningkatan struktur, saya rasa terlalu besar, namun langkah sementararasanya penting dilakukan dengan melakukan penambalan di ruas jalan yang masukkategori parah," katanya.

 

Warga sekitar,Suhandri Umar Tarigan kepada awak media saat ditemui, mengaku resah dengankondisi jalan yang cukup parah. Suhandri dan warga lainnya pun meminta kepadainstansi yang berwenang agar segera melakukan perbaikan.

 

“Kalaumemang belum ada anggaran untuk mengaspal jalan yang rusak, kan bisa terlebihdahulu dilakukan pengerasan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang takdiinginkan, semisal terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal bagi penggunakendaraan,” katanya. 

 

Pemerintah,sebut Suhandri, harus pro aktif menyikapi kondisi jalan yang rusak, karenaselain takut terperosok ke lubang, arus lalu lintas juga menjadi macet denganantrian panjang, lantaran para penggendara harus ekstra hati-hati melewatilubang-lubang yang menganga.

 

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara