Kitakini.news -Pasca Bencana BanjirBandang dan Tanah Longsor yang terjadi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,pada akhir November yang lalu, keluarga korban banjir dan tanah longsorberharap pada pemerintah proses pencarian korban hilang atau yang belum ditemukantetap dilakukan pencarian.
Meskipun hingga kiniproses pencarian korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di TapanuliSelatan, Sumatera Utara belum dihentikan, keluarga korban berharap padapemerintah untuk terus mencari korban yang hilang.
Menurut data dari BadanPenanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Selatan, mencatat ada 30 orang lagi yangbelum ditemukan pasca banjir bandang dan tanah longsor.
Seperti di DesaSangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur 2 orang hilang. Desa Hapesong Baru danDesa Garoga, Kecamatan Batang Toru 26 orang hilang dan Desa Luat Lombang,Kecamatan Sipirok, 2 orang belum ditemukan.
Bupati TapanuliSelatan, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, Rabu (24/12/2025), proses pencariankorban hilang pasca banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa kecamatandi wilayah Tapanuli Selatan, masih terus dilakukan pencarian dan belumdihentikan.
Namun, sampai saat inimasih terus berkoordinasi dengan pihak Basarnas dan keluarga korban dimanadiperlukan untuk melakukan pencarian pemerintah akan tetap menurunkan timpencarian.