Kitakini.news -Menjelang satu hari masa sekolah kembali dimulai, pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, organisasi kemanusiaan internasional terkemuka, Save the Children Indonesia, distribusikan sejumlah perlengkapan alat sekolah kepada puluhan siswa sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri Lopian, kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Puluhan siswa sekolah dasar ini, datang bersama orangtuanya ke Sekolah Dasar Negeri Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Sebanyak 60 siswa di sekolah ini terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Selain para siswa, SD Lopian ini juga dihantam banjir dan menimbulkan kerusakan pada ruangan guru serta gudang peralatan sekolah, rusak terendam banjir.
Terlihat lumpur masih menggenangi halaman sekolah sehingga belum bisa digunakan untuk upacara atau kegiatan lainnya.
Atas bencana ini, Direktur Human and Program Save Children Indonesia, Fadli Usman, mengatakan pihaknya memberi bantuan berupa perlengkapan sekolah, serta bantuan lainnya.
Terlihat personel Save the Children membagikan tas sekolah lengkap isinya beserta tumbler atau botol minuman dan bola.
Anak-anak pun terlihat gembira saat menerima tas tersebut dan segera memeriksa isi tas yang diberikan. Atas bantuan yang di salurkan ini, para siswa mengaku senang dan bersyukur. (**)