Kitakini.news - Tiga pekan sudah Bencana Banjir Bandang yang menerjang empat desa di Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada akhir November lalu. Ribuan warga korban terdampak banjir masih bertahan di tempat pengungsian yang tersebar di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan.
Sementara itu Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu mengatakan hunian sementara bagi warga terdampak banjir masih dalam tahap proses.
Ribuan pengungsi warga terdampak banjir bandang yang terjadi di Tapanuli Selatan pada akhir November lalu, hingga kini masih bertahan di tempat tempat pengungsian yang tersebar di wilayah Kecamatan Batantoru, Tapanuli Selatan.
Seperti di tempat pengungsian di Desa Batu Hula, setidaknya ada sekitar 1.365 jiwa dan ada 200 anak anak yang masih tinggal di tempat pengungsian tersebut.
Bagi warga yang terdampak bencana banjir berharap agar pemerintah segera membangun tempat hunian sementara atau memperbaiki rumah warga yang mengalami rusak akibat bencana banjir bandang.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, untuk tahap hunian sementara atau hunian tetap masih dalam tahap proses.
Gus Irawan menjelaskan ada beberapa desa mulai dari Desa Garoga, Desa Hutagodang dan sebagian dari Desa Aekngadol yang masih menunggu hasil kajian dari pemerintah pusat tentang lokasi dibagunnya hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak banjir.