Kitakini.news – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullahmemimpin Apel Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai langkah antisipasi potensibencana alam di provinsi tersebut.
Berlangsung di Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat(9/12/2022), dalam apel tersebut disampaikan bahwa segala kemungkinan bencanaalam seperti gempa, tsunami, putting beliung, banjir hingga longsor perludiantisipasi.
Denga kegiatan ini, diharapkan kesiapan dan kekompakanTagana menghadapi bencana alam, terutama penanganan dampaknya.
Berbagai peralatan penanggulangan bencana berikut logistikpendukung utama menjadi perhatian penting agar maksimal persiapannya.
Dalam arahannya, Gubernur Sumbar menitikberatkan pentingnyapemetaan potensi bencana, guna menentukan persiapan berupa peralatan yangsesuai dengan kondisi dan kemungkinan yang ada.
Untuk itu perlu ada sosialisasi, edukasi dan pelatihanmitigasi bencana kepada semua komponen masyarakat di kawasan/daerah rawan.
Kepada tim Tagana kata Mahyeldi, pelatihan justru haruslebih sering karena peran mereka sangat penting.
Selain itu lanjut Mahyeldi, banyak masyarakat yang kurangmemahami karakteristik daerahnya. Belum lagi kurangnya informasi sepertiperingatan dini, yang menyebabkan kurangnya persiapan menghadapi bencana.
Karena itu Mahyeldi meminta Dinas Sosial dan BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bisa berkoordinasi terkait mitigasikebencanaan di daerah. Untuk itu perlu pengetahuan yang baik agar kesiapsiagaanmenghadapi bencana lebih massif.
Kontributor: Azzareen