Kitakini.news -Luapan Sungai Siondop yang berada diDesa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara,kembali menghantam tembok bangunan sekolah hingga jebol. Satu unit bangunanhunian sementara yang berada di desa tersebut juga ambruk.
Kondisi tembok Sekolah MadrasahTsanawiyah Negeri 4 yang berada di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi,jebol hingga material banjir berupa lumpur masuk ke ruangan kelas.
Lumpur yang tebal memaksa siswa disekolah tersebut terlihat membersihkan sisa material banjir yang masuk keruangan kelas mereka.
Terlihat para siswa di sekolah tersebutbergotong royong membersihkan material banjir, agar bisa kembali digunakanuntuk belajar.
Bangunan sekolah yang rapuh, dindingbangunan yang sudah jebol masih digunakan untuk siswa di sekolah tersebut untukbelajar.
Banjir yang diakibatkan meluapnya sungaiSiondop, juga merusak satu bangunan hunian sementara di desa tersebut. Terlihatkondisi bangunan ambruk.
Bangunan rumah hunian sementaraberukuran 4 X 6 yang baru saja siap dibangun juga mengalami kerusakan. Pondasidan dinding bangunan jebol, hingga bangunan tersebut mengalami kerusakan.
Pasca bencana banjir bandang yangterjadi pada November lalu, bangunan sekolah tersebut salah satu yang terdampakbencana banjir bandang.
Menurut warga, Abdul Jalil, Selasa (13/1/2026),mengatakan air sungai tiba-tiba kembali naik ke permukaan. Menurutnya, duabulan sudah bencana banjir bandang yang terjadi di desanya belum ada upayamengangkat material banjir yang masih menumpuk di Sungai Siondop.
Material berupa kayu gelondongan, batudan pasir masih menumpuk di sungai tersebut, membuat warga khawatir banjir bandangsusulan kembali terjadi.
Warga berharap pemerintah segeramenurunkan alat berat untuk melakukan upaya normalisasi di sungai Siondop.