Kitakini.news - Untuk membantu pemulihan area persawahan yang rusak pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah(Tapteng), Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, bersama pemerintah Kabupaten dansejumlah pejabat lainnya memproses rehabilitasi area persawahan di KecamatanTukka.
Seluas 3.000 hektar area persawahan akan direhabilitasi kembali,pasca bencana banjir dan tanah longsor menghancurkan ribuan hektar areapersawahan di daerah ini.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, yang didampingi sejumlah pejabatdan staf ahli dari kementerian pertanian menegaskan komitmen penuh Pemerintahdalam memulihkan sektor pertanian pascabencana alam yang melanda sejumlahwilayah khususnya di wilayah Kecamatan Tukka.
Hal ini disampaikannya saat memimpin Groundbreaking rehabilitasilahan sawah terdampak bencana yang dipusatkan di Kecamatan Tukka, KabupatenTapanuli Tengah.
Kegiatan rehabilitasi ini dilaksanakan secara virtual bersamaMenteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima AryaSugiarto.
Dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sumatera Utara didampingiBupati Tapanuli tengah Masinton Pasaribu serta Staf Ahli Menteri pertanianBidang Infrastruktur Pertanian Ali Jamil.
Menurut Surya, kegiatan ini menjadi titik balik penguatanketahanan pangan di wilayah Sumatera Utara, pasca mengalami kerusakan akibatbencana alam.
Kerusakan lahan sawah di Sumut mencapai 37.318 hektare, denganrincian 22.274 hektare rusak ringan, 10.690 hektare rusak sedang, dan 4.354hektare rusak berat.
Khusus di Kabupaten Tapanuli tengah, kerusakan lahan mencapai3.205 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan.