Kitakini.news -Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Simpang Tugu Polwan,Bukittinggi,Sumatera Barat, Sabtu (14/2/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka dan harus mendapat penanganan medis darurat.
Berdasarkan data sementara dari petugas di lapangan, ketiga korban mengalami luka di bagian punggung serta luka lecet pada tubuh. Salah satu korban diketahui sedang beristirahat di lokasi saat api mulai berkobar sekitar pukul 18.00 WIB. Seluruh korban telah mendapat perawatan medis dan kondisi mereka dilaporkan stabil.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bukittinggi, Jhoni Feri, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan enam unit armada pemadam, termasuk bantuan dari wilayah Agam, serta sekitar 30 personel untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran ke bangunan lain.
"Kami segera melakukan pemadaman karena lokasi berada di kawasan padat penduduk sehingga berpotensi merambat dengan cepat. Korban luka sudah ditangani tim medis," ujarnya.
Berdasarkan dugaan awal, api berasal dari sebuah warung makanan dan kemudian merambat ke bangunan tempat biliar di sekitarnya. Kebakaran sempat memicu kepanikan warga karena lokasi berada di pusat aktivitas masyarakat.
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran menghanguskan satu unit warung dan satu tempat biliar. Namun, nilai kerugian materiil masih dalam pendataan karena petugas masih fokus pada proses pendinginan dan pengamanan lokasi.
Petugas pemadam kebakaran hingga kini masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Sementara itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.