HUT ke-24 AMPG, Sekjen Golkar: Ini Usia Lagi Gagah Gagahnya

Heru - Minggu, 15 Februari 2026 20:20 WIB
(Dok. PP AMPG)
Sekjen Partai Golkar Sarmuji (Tengah Kanan) memberikan potongan kue ulang tahun kepada Ketua Umum PP AMPG Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM saat perayaan HUT AMPG ke 24 di Jakarta, Sabtu (14/2/2025).

Kitakini.news - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-24 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum konsolidasi kader menjelang berbagai agenda politik nasional.

Pada perayaan tersebut, AMPG juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia. Kerjasama lintas negara ini diarahkan untuk memperkuat jejaring kepemudaan sekaligus membuka ruang kolaborasi sosial dan kewirausahaan bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menilai, usia 24 tahun merupakan fase krusial bagi AMPG untuk semakin menunjukkan kontribusi nyata. Organisasi sayap ini berada di masa penuh energi dan potensi besar.

"Usia 24 ini usia yang lagi gagah-gagahnya. Ibarat pemuda lagi tampan-tampannya, ibarat pemudi lagi cantik-cantiknya. Siapa pun yang memandang pasti akan terkesan," ujar Sarmuji disambut dengan tepuk tangan peserta.

Masih kata Sarmuji bahwa kekuatan AMPG tidak hanya terletak pada simbol organisasi, tetapi lebih pada karakter dan kapasitas kadernya.

Sarmuji mengingatkan tantangan politik ke depan semakin kompleks sehingga kader muda Golkar dituntut lebih adaptif dan cermat membaca dinamika.

"Uniform yang dipakai itu adalah simbol menjaga marwah partai. Tetapi ada yang lebih penting dari sekadar uniform. Karakter jauh lebih penting daripada baju yang kita pakai," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP AMPG, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM mengatakan, perayaan HUT ke-24 menjadi momen untuk menegaskan posisi AMPG sebagai benteng terdepan Partai Golkar.

Said Aldi juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan partai dan kepemimpinan Ketua Umum.

"Hari ini sahabat-sahabat kami dari Pemuda UMNO juga hadir di sini, sebanyak 15 orang rombongan. Tujuannya adalah untuk bersama-sama menjalin silaturahmi. Semoga dengan terjalinnya kerjasama ini nantinya dapat menguatkan hubungan organisasi dua negara yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa dan berguna bagi masyarakat kedua negara," terang Said Aldi.

Lebih lanjut Said Aldi menjelaskan bahwa dalam rangkaian HUT ke-24, AMPG juga menyalurkan santunan kepada sekitar 1.000 anak yatim. Kegiatan sosial tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat citra AMPG sebagai organisasi yang tidak hanya aktif di ruang politik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. "Program santunan ini rencananya akan dikembangkan dalam bentuk kegiatan sosial lainnya di berbagai daerah," tutur Said Aldi.

Sementata perwakilan Pemuda UMNO Malaysia, Hafiz Ariffin mengatakan kerjasama antara pihaknya dengan APMG akan difokuskan pada pembangunan sosial dan pemberdayaan anak muda.

Rencananya, kedua organisasi akan menggelar program bersama pada April atau Mei mendatang, mulai dari Business Matching, kegiatan olahraga, hingga penguatan jejaring kepemudaan.

"Dengan perayaan HUT ke-24 dan kerja sama internasional tersebut, AMPG berharap dapat semakin mengukuhkan diri sebagai laboratorium kader Partai Golkar, sekaligus wadah strategis generasi muda dalam kontribusi politik dan pembangunan bangsa," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

News

Sambut Baik Klarifikasi Resmi Kemenhan, Pemuda Masjid Dunia Tetap Kawal Komitmen Universitas Pertahanan

News

Polsek SDH Tapsel Gunakan Aplikasi Lancang Kuning Deteksi Titik Karhutla

News

Polda Riau Turunkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Karhutla

News

Kuasa Hukum Dhody Thahir Curiga Ada Pihak Kuat di Balik Perkara, Surat yang Dipersoalkan Justru Dibuat Pengacara

News

Rapimnas DMDI di Medan, Said Aldi: DMDI Indonesia Sangat Mendukung Program Pemerintah Prabowo Yang Bermanfaat Bagi Ummat

News

Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Dhody Thahir: Polisi Harus Tunjukkan Surat Yang Disebut Palsu