Kitakini.news -Walikota Medan Rico Waas mengapresiasiKapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan seluruh jajaran atas capaian kinerja dalam 100 hari dalam pemberantasantindakpidana kejahatan.
Rico Waas mengatakan, perkembangan situasi keamanan Kota Medan yang menunjukkan tren positif. Angka kejahatan jalanan kategori 3C tercatat menurun 14 persen, dari 1.805 laporan menjadi 1.545 laporan.
"Penurunan ini menjadi indikator bahwa stabilitas keamanan kota semakin terjaga berkat kerja sama pemerintah, aparat dan masyarakat," ujar Rico di Medan, Minggu (22/2/2026).
Rico juga mengapresiasi setinggi-tingginya atas berhasilnya Polres dan jajarannya mengungkap berbagai kasus kejahatan dan peredaran Narkoba. Ini merupakan kerja nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Sebelumnya, dalam Konferensi Pers yang digelar Polrestabes Medan, deretan barang bukti ditampilkan mulai dari paket Sabu, Pil Ekstasi hingga cairan Liquid Vape mengandung zat berbahaya serta alat kejahatan lainnya. Barang bukti ini menjadi gambaran nyata keseriusan aparat dalam mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat.
Dijelaskan Rico, dengan banyaknya jumlah dan variasi barang bukti yang berhasil diamankan dan dimusnahkan, menunjukkan kesigapan aparat dalam merespons laporan masyarakat serta konsistensi dalam menjaga keamanan kota.
Walikota juga menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antara kepolisian dan masyarakat. Pemko Medan memberikan perhatian khusus terhadap temuan Narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk Liquid Vape.
Bentuknya yang menyerupai produk umum dinilai berpotensi menimbulkan risiko besar, terutama bagi generasi muda karena dampaknya dapat merusak fisik, mental, dan masa depan generasi muda.
Ia menekankan bahwa dukungan warga melalui laporan dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Medan yang aman dan kondusif.
Selain pemberantasan Narkotika, lanjut Rico, Pemko Medan bersama Kepolisian juga terus memperkuat pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Langkah ini dilakukan secara sinergis demi memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan.
Rico Waas menegaskan menjaga keamanan bukan hanya soal penindakan hukum, melainkan juga pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan penguatan sinergi dan komitmen bersama, Pemko Medan optimistis upaya pemberantasan Narkoba dan penciptaan rasa aman di tengah masyarakat akan terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Disebutkan, selama 100 hari Polrestabes Medan mengungkap 526 kasus Narkoba dengan 718 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi 156 kilogram Sabu, 3 Kilogram Ganja, 60.000 butir Ekstasi, 325 butir Happy Five, 309 Pot Pod Vaping Liquid, 60 botol Ketamin Cair, serta 771 botol minuman beralkohol dari berbagai merek dan golongan.
Liquid vape yang disita terdiri atas merek Deadman, LV, X-Men, Yakuza, dan X, dengan kandungan Etomidate, MDMA, serta campuran zat berbahaya lainnya. (**)