Kitakini.news - Suasana khidmat menyelimuti Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menggelar Safari Ramadan sekaligus meresmikan perubahan status Musala menjadi Masjid Al-Munawwarah, Senin (23/2/2026).
Momen ini menjadi sejarah bagi warga setempat. Pasalnya, setelah puluhan tahun menanti, aspirasi masyarakat untuk memiliki masjid yang diakui pemerintah akhirnya terwujud di bawah kepemimpinan Rico Waas.
Ketua BKM Masjid Al-Munawwarah, HM Nezar Djoeli dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam. Ia menyebut peningkatan status dari Musala menjadi Masjid ini akan membuka pintu bantuan pemerintah lebih luas, mulai dari program Maghrib Mengaji hingga insentif bagi marbot dan kenaziran.
"Sudah belasan bahkan puluhan tahun kami menanti. Alhamdulillah, hanya Pak Wali Kota Rico Waas yang mampu menjemput aspirasi kami dan mengangkat status musala ini menjadi Masjid. Ini sangat dibutuhkan warga Pasar Merah Barat agar bantuan pemerintah bisa masuk untuk kemakmuran masjid," ujar Nezar.
Nezar juga mengapresiasi kehadiran pejabat seperti Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak yang dinilai sangat aktif dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Senada dengan itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengajak seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari OPD, Camat, hingga Lurah, untuk meluruskan niat dalam membangun kota.
"Saya selalu ingatkan, jangan membangun kota dengan niat memperkaya diri. Membangun itu harus dari dalam diri dan berlandaskan prinsip ketuhanan. Meski banyak tantangan, dengan ikhtiar yang baik, Insya Allah pembangunan Medan akan berjalan lancar," tegas Rico.
Tak hanya soal religi, Walikota juga memaparkan capaian positif di sektor keamanan. Berkat sinergi kuat dengan Forkopimda, khususnya dukungan penuh Kapolrestabes Medan dibawah kepemimpinan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dalam memberantas narkoba dan kejahatan jalanan, angka kriminalitas di Kota Medan tercatat menurun signifikan.
"Laporan kejahatan jalanan turun 14 persen, dari 1.800-an laporan menjadi 1.500-an. Jika kota kondusif, ekonomi bergerak, investor berani masuk, dan masyarakat nyaman. Inilah Medan untuk semua dan semua untuk Medan," tambahnya disambut tepuk tangan warga.
Menutup sambutannya, Rico berharap Masjid Al-Munawwarah tidak hanya menjadi tempat ibadah lima waktu, tetapi juga menjadi mercusuar keislaman dan pusat pemberdayaan anak muda.
"Aktifkan anak-anak muda di masjid. Ini adalah benteng kita agar mereka terhindar dari kenakalan remaja dan bahaya narkoba. Mari kita jadikan masjid ini sebagai tempat yang membawa berkah bagi masyarakat Teladan Barat," pungkasnya.
Acara pamungkas, Penceramah Buya Prof KH Amiruddin MS menyampaikan pesan moral berpuasa dan ditutup dengan doa serta buka puasa bersama bersama ratusan warga.