Kitakini.news -Pemerintah pusat terusmendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai ujung tombak distribusikebutuhan masyarakat.
Di Medan, Deputi danKomisaris Kementerian Koperasi melakukan tinjauan langsung ke Koperasi DesaMerah Putih di Medan Krio dan Marindal.
Deputi dan KomisarisKementerian Koperasi, Panel Barus, turun langsung untuk memastikan kesiapanKoperasi Desa Merah Putih dalam menjalankan unit usaha distribusi LPGbersubsidi bagi masyarakat, Jumat (27/2/2026).
Dalam kunjungannya,Panel Barus menegaskan bahwa ia ingin melihat secara langsung apakah KoperasiDesa Merah Putih sudah menjalankan bisnis distribusi gas LPG.
"Saya datang untukmelihat bahwa KDMP ini sudah melakukan bisnis distribusi gas LPG atau belum,makanya saya ajak temen-temen dari GM Regional Patraniaga yang di sini,ternyata KDMP yang di sini sudah bisa jualan LPG," ujar Panel.
Hasil peninjauan menunjukkanKoperasi Desa Merah Putih di Medan Krio dan Marindal telah aktif menjual LPG.Namun, dalam dialog bersama pengurus koperasi dan warga, muncul persoalan kuotayang dinilai masih sangat terbatas.
"Ada keluhan, kuotamasih sangat kecil baru dapat 300 tabung per bulan, sementara penduduk di situ17 ribu orang," tambahnya.
Dengan jumlah pendudukmencapai 17 ribu jiwa, kuota 300 tabung per bulan dinilai belum mampu memenuhikebutuhan masyarakat secara optimal. Panel Barus menyebut pihaknya akanberkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina Patraniaga regional,untuk mengevaluasi kebutuhan riil di lapangan.
Kunjungan inidiharapkan menjadi langkah awal penguatan peran Koperasi Desa Merah Putihsebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan distribusi LPG bersubsiditepat sasaran dan mencukupi kebutuhan warga.