Kitakini.news - Perkuatsilaturahmi, keluarga besar Yayasan Burangir jadikan momentum bulan suci Ramdanuntuk merajut kembali ukhuwah tali persaudaraan dengan insan pers.
Denganbingkai buka puasa bersama di Kantor Yayasan Burangir tepatnya, di Jalan DanauLaut Tawar, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, KotaPadangsidimpuan, pekan lalu.
Mewakiliyayasan atau keluarga besar pendiri Yayasan Burangir, Sri RM Simanungkalitmenyampaikan kegiatan buka bersama di lakukan wujud kemitraan yang selama initerjalin bagus dan hangat bersama insan pers di Tapanuli bagian selatankhususnya di kota Padangsidimpuan.
"Terimakasihbanyak saya ucapkan kepada kawan-kawan insan pers yang telah berhadir dalamundangan kami ini, dan saat ini saya juga turut di dampingi Jhonny P. Situmeangdan Juli zega selaku keluarga besar burangir dan mereka juga tim kami untukmenerima semua keluh kesah masyarakat terkait perlindungan anak dan perempuan,"ujar Sri saat memulai acara
Padakesempatan ini lanjut Sri, pihaknya juga berharap kemitraan yang sejak tahun2006 terbangun semoga tetap langgeng dan baik kedepannya.
"Karenabulan ini bulan yang suci dan tidak lama lagi akan memasuki bulan Syawal, kamijuga turut meminta maaf jika ada yang salah dalam bersikap terhadap kawan kawaninsan pers," tambahnya.
SementaraEfendi Jambak mewakili insan pers, mengutarakan rasa hormat dan rasa banggaterhadap keluarga besar yayasan burangir.
"Sayasangat mengapresiasi acara ini, karna kurang lebih dua Minggu ibadah puasaberlangsung baru yayasan burangir lah yang pertama menggelar atau mengumpulkanwartawan dalam rangka buka puasa bersama," ungkap Efendi.
Tidakhanya itu lanjut Efendi, semoga apa yang mereka dapatkan hari ini, baik takjil,maupun sedikit rejeki dari Yayasan Burangir, semoga menjadi ladang pahala untukkeluarga besar yayasan ini.
"Yayasanburangir memang bukan lembaga besar, tapi yang kami rasakan lembaga inisangatlah besar di hati kami, dan di hati para korban kekerasan anak dan perempuanyang ada di Tabagsel ini," tuturnya.
Terakhirkata Efendi, walaupun Timbul Simanungkalit sudah tiada namun ia akan hadir jikaprogram peduli terhadap sesama, dan perduli kepada nasib masyarakat yang lemahtetap di perjuangkan. "Semoga beliau ditempatkan di sisi-Nya, aamiin," harapEfendi.