Musrenbang RKPD 2027, Bupati Toba Tekankan Penguatan SDM hingga Infrastruktur dan Ekonomi Inklusif

Erikson P Lumbantobing - Kamis, 26 Maret 2026 16:44 WIB
Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama peserta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2027, Kamis (26/3/2026), di Balai Data Kantor Bupati Toba. (Foto : Erikson)
Kitakini.news - Pemerintah Kabupaten Toba melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2027, Kamis (26/3/2026), di Balai Data Kantor Bupati Toba.

Dalam forum tersebut, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah untuk tahun 2027. Ia menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama, disertai peningkatan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan mendorong pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan merata. Menurut Bupati, infrastruktur memiliki peran penting dalam membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mempercepat pertumbuhan daerah.

Di sektor ekonomi, pengembangan pertanian dan pariwisata ditetapkan sebagai sektor unggulan. Upaya ini akan diiringi dengan penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, pembangunan desa, serta dorongan terhadap usaha mikro agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Bupati juga menekankan pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan guna mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Di sisi lain, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi perhatian melalui pemberdayaan perlindungan masyarakat (Linmas) agar tercipta kondisi daerah yang aman dan kondusif.

Tak kalah penting, penguatan lembaga adat dan sanggar budaya turut menjadi prioritas sebagai bagian dari pelestarian identitas dan kearifan lokal masyarakat Toba.

Dalam paparannya, Bupati turut mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah. Di antaranya belum optimalnya pemanfaatan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, pengembangan sektor pertanian sebagai kekuatan ekonomi masyarakat, penyaluran bantuan sosial, serta penerimaan pajak daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur juga dinilai masih perlu ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Tantangan-tantangan ini tidak boleh kita lihat sebagai hambatan semata, tetapi harus kita jadikan motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih kreatif, dan lebih inovatif dalam membangun Kabupaten Toba," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Toba tahun 2027 adalah "Penguatan Landasan Pembangunan Melalui Optimalisasi Potensi Daerah, Peningkatan Kualitas Layanan Publik, Pemerataan Infrastruktur Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan."

Menurutnya, tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Melalui forum Musrenbang, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan gagasan dan usulan pembangunan yang berkualitas, mengutamakan program yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, serta menghindari ego sektoral dengan mengedepankan kepentingan daerah secara keseluruhan.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait pembangunan sejumlah ruas jalan, antara lain ruas Toba–Labura agar dapat terkoneksi pada tahun ini, serta pembangunan ruas Silimbat–Parsoburan dan Parsoburan–Borbor.

"Kami titipkan permohonan ini melalui Bapak Asisten," ujar Bupati kepada Asisten Administrasi Umum Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Suib yang hadir mewakili Gubernur.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut dengan berkunjung ke Medan setelah Lebaran guna membahas perbaikan ruas jalan provinsi di Kabupaten Toba, termasuk rencana pembangunan SMA di Balige yang lahannya telah tersedia sekitar tiga hektare.

Di sektor pertanian, Bupati turut mengajukan dukungan, khususnya untuk Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau yang dinilai memiliki potensi besar. Ia optimistis, apabila konektivitas jalan Toba–Labura telah membaik, distribusi hasil pertanian ke Pekanbaru maupun ekspor melalui Tanjung Balai dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Muhammad Suib menyampaikan bahwa arah pembangunan tahun 2027 difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, konektivitas dan daya saing antar daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah, serta pembangunan yang adil, inklusif, dan tangguh terhadap bencana.

Ia berharap seluruh peserta Musrenbang dapat memberikan masukan yang konstruktif, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, dalam sambutannya menyoroti kondisi pelaksanaan Musrenbang yang berlangsung di tengah berbagai tantangan, seperti kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, tekanan harga kebutuhan pokok, serta keterbatasan anggaran.

Dalam situasi tersebut, ia menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya melalui penguatan program jaringan pengaman sosial untuk melindungi masyarakat rentan, menjaga daya beli, dan memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal.

Pada sesi diskusi, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar benar-benar menguasai perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan.

"Perencanaan harus benar-benar dipahami secara detail sehingga dalam pelaksanaannya semua berjalan baik," ujarnya di hadapan para aparatur sipil negara.

Ia juga menjelaskan bahwa visi "Toba Mantap" merupakan turunan dari Astacita Presiden Prabowo yang kemudian dijabarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui tagline "Kolaborasi Sumut Berkah", dan selanjutnya diimplementasikan di tingkat daerah.

Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Tahun 2027 menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain perwakilan Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Balai Sungai Sumatera, serta Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, Forum Anak Kabupaten Toba, serta insan pers.

Editor
: Sukri

Tag:

Berita Terkait

News

HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

News

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

News

Driver Taksi Online Dibunuh dan Dirampok, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Jatanras Polda Sumut

News

Kepala Bapenda Medan Hadiri Paripurna DPRD, Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

News

Driver Taksi Online Tewas di Kebun Tebu, Tubuh Penuh Luka dan Mobil Raib

News

Tring Pegadaian Tembus 427,8 Ribu Nasabah di Aceh-Sumut