Orang Meninggal Dilantik Jadi Pejabat Eselon, Tuahman: Periksa dan Copot Kepala BKD Sumut

- Jumat, 24 Februari 2023 15:46 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202302/tuahman.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news– Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didesak agar memeriksa danmencopot Kepala Badan Kepagawai Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Sumut(pemprovsu) Safruddin dari jabatannya karena dinilai tidak becus, ceroboh dantidak teliti dalam menginput nama seorang pejabat eselon yang sudah meninggaluntuk dilantik.

 

“Kepala BKDSumut tidak becus, ceroboh dalam bekerja. Periksa dan non-job kan dia, karenatelah memasukkan orang yang telah meninggal dunia untuk dilantik sebagaipejabat eselon di lingkungan Pemprovsu,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DewanPerwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), dr Tuahman FranciscusPurba, kepada wartawan di ruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan,Jumat (24/2/2023).

Hal ini dikatakan Tuahman Purba meresponGubsu Edy Rahmayadi melantik 911 pejabat eselon III dan IV lingkup PemerintahProvinsi (Pemprov) Sumut, Selasa (21/2/2023) lalu yang diketahui satu diantarapejabat yang dilantik sudah meninggal tiga tahun lalu.

Menurut sumber, pejabat yang dilantikadalah Edison Hutasoit ST sebagai Kepala Sumber Daya Air dan Cipta Karya UPTDPekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tarutung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata RuangProvsu.

Diketahui,Edison meninggal dunia 3 tahun lalu saat menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi)Sumber Daya Air (SDA) Cipta Karya Gunung Sitoli.

Tuahmanmengungkapkan, sehari sebelum pelantikan pejabat eselon tersebut, dirinyabertemu dengan Kepala BKD Sumut Safruddin sembari menanyakan prihal pelantikan.

 

“Saat sayatanyakan prihal pelantikan, Safruddin menjawab dengan yakin bahwa pihaknyamemiliki tim khusus yang bekerja untuk menseleksi. Nah, ini sudah kejadian,seperti ini kah kinerja tim khsusu yang dimiliki BKD Sumut itu, sampaimemasukkan nama orang yang sudah meninggal untuk dilantik sebagai pejabat? Lucudan miris melihatnya. Ini sama saja sudah mempermalukan Gubsu Edy Rahmayadi,”ketus Tuahman.

 

“Akibatkinerja tim khusus yang tidak becus itulah, yang sudah meninggal dunia pundimasukkan. Ini menunjukkan BKD Sumut tidak hati-hati dan ceroboh meng-inputnama tanpa meng-Kroscek kembali. Bagaimana Sumut Bermartabat jika hal sepeleseperti ini terjadi,” cetusnya.

Maka dari itu, lanjut Tuahman, FraksiPartai NasDem DPRD Sumut meminta untuk diperiksa lebih detail, cermat danberulang-ulang, selain mencocokkan identitas, alamat maupun fisik terhadaporang yang akan dilantik.

“Evaluasi dan copot Kepala BKD Sumutdan kedepan jangan lagi terjadi seperti ini. memalukkan sekali,” tandasnya.

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

News

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

News

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

News

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

News

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

News

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

News

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara