Kitakini.news -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota MedanDr Drs H Muslim MSP menegaskan bahwa normalisasi Sungai Deli danSungai Badera merupakan solusi utama dan mendesak dalam upaya penanggulanganbanjir yang kerap melanda Kota Medan, khususnya wilayah Medan Utara.
Menurutnya, normalisasikedua sungai tersebut sudah sangat lama tidak dilakukan. Ia menyebut terakhirkali normalisasi Sungai Deli dan Sungai Badera dilaksanakan pada tahun 2000silam.Kondisi itu dinilaimenjadi salah satu penyebab utama banjir yang terus berulang hingga kini.
"Normalisasi terakhir dilakukan tahun 2000. Jikatidak dilakukan normalisasi secara menyeluruh dan berkelanjutan, maka mustahilpersoalan banjir bisa ditangani secara maksimal," tegas wakil rakyat dari Dapil II ini.
Selain itu, Muslim juga menyoroti komitmen alokasianggaran pembangunan untuk wilayah Medan Utara. Ia meminta agar kebijakanpengalokasian 35 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KotaMedan bagi Medan Utara segera direalisasikan secara nyata.
"Medan Utara merupakanwilayah paling rentan terdampak banjir. Sudah seharusnya mendapat perhatiankhusus melalui realisasi anggaran yang memadai," ujarnya.
Dia berharap PemerintahKota Medan dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui normalisasisungai maupun pemerataan pembangunan.
"Agar persoalanbanjir tidak terus menjadi masalah tahunan yang merugikan masyarakat, khususnyadi wilayah Medan Utara ini," pungkasnya. (**)